Literasi Digital Jadi Kunci Cegah Judi Online
- 27 Jul 2026 19:28 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut juga muncul berbagai ancaman, salah satunya praktik perjudian online yang semakin marak. Karena itu, peningkatan literasi digital dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dari dampak negatif ruang digital.
Hal itu disampaikan Praktisi Komunikasi dan Digital, Dr. Andes Sajan, dalam Forum Diskusi Publik bertema Mewujudkan Perlindungan Sosial yang Inklusif di Era Digital. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan akses terhadap teknologi, tetapi juga pemahaman yang baik agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Ia menjelaskan, kelompok masyarakat yang menerima perlindungan sosial perlu mendapatkan pendampingan melalui program literasi digital. Selain itu, perlindungan data pribadi juga harus menjadi perhatian karena informasi seperti nama, alamat, NIK, hingga data biometrik kini rentan disalahgunakan jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang memadai.
"Masyarakat harus meningkatkan literasi digitalnya. Pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan program perlindungan sosial dalam konteks literasi digital, terutama bagi masyarakat rentan," ujar Andes Sajan.
Sementara itu, Akademisi dan Praktisi Hukum Fadel Arjuna Adinda mengingatkan bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana yang bermanfaat maupun sebaliknya, tergantung pada cara masyarakat menggunakannya. Menurutnya, ruang digital menyediakan berbagai peluang positif, tetapi juga membuka akses terhadap praktik negatif seperti judi online, pinjaman online ilegal, hingga konten yang merugikan apabila tidak digunakan secara bijak.
Menutup diskusi, Andes Sajan menegaskan bahwa terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni peningkatan tata kelola digital oleh pemerintah, penguatan literasi digital bagi kelompok penerima perlindungan sosial, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia berharap kolaborasi seluruh pihak mampu menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. (Kartika)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....