Literasi Digital Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Modern
- 01 Mei 2026 09:44 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Penguatan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) menjadi semakin relevan di tengah dinamika ancaman era modern, khususnya di ruang digital. Hal ini menjadi pembahasan dalam Webinar Literasi Digital bertema “Penguatan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dalam Menjaga Kedaulatan Negara di Era Modern” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI.
Konsep pertahanan semesta mengacu pada Pasal 30 UUD 1945. Dalam konsep tersebut, pertahanan negara melibatkan seluruh komponen bangsa, mulai dari komponen utama seperti TNI dan Polri, komponen cadangan dari warga negara terlatih, hingga komponen pendukung yang mencakup masyarakat dan sumber daya nasional.
Perubahan bentuk ancaman membuat pertahanan tidak lagi hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga mencakup ruang siber dan informasi. Dalam konteks ini, masyarakat memiliki peran penting sebagai bagian dari sistem pertahanan yang aktif.
Literasi digital kini menjadi instrumen strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Masyarakat yang mampu memilah informasi, memahami risiko digital, serta bersikap kritis dinilai sebagai benteng utama dalam menghadapi disinformasi dan konten yang berpotensi merusak persatuan.
“Kekuatan bangsa di era modern tidak lagi diukur dari alutsista fisik, melainkan dari ketahanan kognitif rakyatnya,” ujar Muhammad Sutisna, Direktur Maritime Strategic Center
Masyarakat harus menerapkan langkah-langkah praktis dalam menjaga keamanan digital, seperti melakukan verifikasi informasi dari berbagai sumber, menggunakan sistem keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor, serta menjaga kerahasiaan data pribadi.
Selain itu, nilai gotong royong tetap menjadi inti dari pertahanan semesta. Kolaborasi antar masyarakat dinilai penting untuk saling menguatkan dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri.
Melalui penguatan literasi digital dan semangat kebersamaan, diharapkan masyarakat mampu menjadi bagian aktif dalam menjaga kedaulatan negara. (Dwinanda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....