563 Jemaah Haji Purbalingga Pulang Selamat, Pemkab Siapkan Evaluasi Layanan

  • 09 Jul 2026 15:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga secara resmi menutup rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah dengan menggelar acara penerimaan kembali jemaah haji di Pendopo Dipokusumo, Kamis (9/7/2026). Sebanyak 563 jemaah haji asal Purbalingga telah kembali ke tanah air dengan selamat setelah menunaikan rukun Islam kelima.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Suroto, mengatakan seluruh jemaah tiba kembali di Purbalingga pada 25 Juni 2026 dalam kondisi sehat dan penuh kebahagiaan.

"Alhamdulillah seluruh jemaah telah kembali ke Purbalingga pada 25 Juni 2026 dalam keadaan selamat, sehat, dan bahagia," ujarnya.

Meski demikian, penyelenggaraan haji tahun ini juga diwarnai duka. Dua jemaah asal Purbalingga meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, yakni Santosa Partowiyono (65), warga Kelurahan Penambongan, dan Sunarti Muchraji Ahmad Sarbini (73), warga Desa Panican. Selain itu, satu calon jemaah asal Desa Kalikajar, Kuntjoro Soewito, masih harus menunda keberangkatannya.

Suroto menjelaskan, penerimaan kembali jemaah merupakan bagian dari pelayanan menyeluruh yang diberikan pemerintah daerah, mulai dari pelepasan, pemberangkatan ke Asrama Haji Donohudan, hingga penjemputan saat kepulangan. Untuk mendukung seluruh rangkaian tersebut, Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp704,7 juta.

Mewakili para jemaah, Sarifudin menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan pemerintah daerah beserta seluruh petugas haji. Menurutnya, berbagai fasilitas yang diterima, mulai dari transportasi, perlengkapan hingga pendampingan selama proses ibadah, sangat membantu para jemaah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah memberikan berbagai fasilitas. Kami juga menyaksikan sendiri totalitas para petugas dalam melayani tamu-tamu Allah," katanya.

Ia berharap seluruh jemaah mampu menjaga kemabruran haji dengan terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan rasa syukur atas selesainya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dua jemaah yang wafat di Tanah Suci.

"Kepada almarhum dan almarhumah yang wafat di Tanah Suci, semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya, termasuk ibadah hajinya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Bupati.

Fahmi menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan haji pada tahun mendatang semakin baik. Menurutnya, yang terpenting bukan sekadar penyelenggaraan seremoni, melainkan memastikan seluruh kebutuhan jemaah benar-benar terpenuhi.

"Bagi saya, yang utama bukan acara seremoninya, tetapi apa yang benar-benar dibutuhkan oleh jemaah haji dan apa yang belum bisa kami penuhi. Mudah-mudahan itu semua bisa kami lengkapi pada penyelenggaraan haji tahun depan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak para jemaah untuk aktif di Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Purbalingga.

Acara ditutup dengan tausiyah tentang makna haji mabrur yang mengajak para jemaah menunjukkan perubahan perilaku melalui meningkatnya kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kualitas ibadah setelah kembali ke tengah masyarakat. Doa syukur kemudian dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Aqshol Madinah Majapura, KH Sahal Abdullah, sebagai penutup rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....