Kondisi Kesahatan Jamaah Haji Banyumas Tetap Terkendali

  • 03 Jun 2026 11:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kondisi kesehatan jamaah haji asal Banyumas yang tergabung dalam Kloter 74 SOC secara umum tetap terkendali setelah melewati puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Sebagian besar jamaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah wajib, termasuk tawaf ifadah.

Pembimbing Ibadah Haji Kloter 74 SOC, Arief Ritade Aswas, mengatakan saat ini masih terdapat dua jamaah yang menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, satu jamaah asal Cilongok dilaporkan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Arab Saudi.

"Untuk kondisi jamaah yang di Kloter 74, ada dua orang yang masih di rumah sakit, ada yang bernama Bapak Sutrisno Hadi dan Bapak Faqih Hasan. Kemudian kemarin kami kehilangan satu jamaah, bernama Surtinah dari Cilongok yang kemudian dikabarkan meninggal dunia," ujar Arief saat diwawancarai RRI Purwokerto via panggilan seluler.

Menurut Arief, hampir seluruh jamaah telah melaksanakan tawaf ifadah. Hanya jamaah yang masih sakit maupun yang berhalangan yang belum dapat menyelesaikan ibadah tersebut dan akan melaksanakannya secara bertahap.

Tercatat sebelumnya terdapat 21 jamaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah. Namun jumlah tersebut terus berkurang setelah pendampingan intensif dilakukan oleh petugas kloter.

Arief menambahkan pelayanan kesehatan bagi jamaah yang dirujuk ke rumah sakit berjalan dengan baik. Menurutnya, pemerintah Arab Saudi memberikan perhatian penuh terhadap jamaah yang membutuhkan perawatan medis.

"Alhamdulillah tertangani dengan baik, benar-benar diperhatikan oleh pemerintah Mekah, pemerintah Arab Saudi, Kerajaan Arab Saudi itu," katanya.

Kloter 74 SOC dijadwalkan bergeser menuju Madinah pada 17 Juni 2026. Sebelum keberangkatan tersebut, seluruh jamaah yang masih memiliki kewajiban ibadah akan terus didampingi agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah hajinya sesuai ketentuan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....