Jamaah Haji Banyumas Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Jamaah Sakit Pasca

  • 03 Jun 2026 07:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI. CO.ID, Makkah - Suasana haru dan khusyuk menyelimuti jamaah haji Kloter 73 SOC, yang berasal dari Banyumas, saat menggelar doa bersama untuk kesembuhan jamaah yang tengah sakit pasca pelaksanaan rangkaian ibadah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA), Selasa (2/6/2026) malam waktu Arab Saudi.

Kegiatan yang berlangsung di selasar depan kamar hotel tersebut diikuti jamaah dengan penuh kekhidmatan. Doa dipanjatkan secara khusus untuk kesembuhan Hj. Saripah dari Rombongan 1 Regu 4 yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saudi German.

Selain itu, jamaah juga mendoakan seluruh anggota kloter yang mengalami gangguan kesehatan setelah menjalani puncak ibadah haji yang menguras tenaga dan stamina. Ketua Kloter 73 SOC, Dudiyono, mengatakan pasca ARMUZNA sejumlah jamaah mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat kelelahan fisik. Karena itu, ia mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri dalam menjalankan aktivitas ibadah.

“Pelaksanaan ibadah harus tetap memperhatikan prinsip hifdzun nafs atau menjaga keselamatan diri. Jangan sampai semangat beribadah justru membuat kondisi kesehatan menurun,” ujarnya.

Menurut Dudiyono, doa bersama yang digelar merupakan bentuk ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menyelesaikan rangkaian ibadah, serta memperoleh kemabruran hingga kembali ke tanah air.

Sementara itu, Pembimbing Ibadah Haji Daerah (PHD) Bidang Bimbingan Ibadah, Fahruri, menegaskan pentingnya doa sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon segala harapan dan kebaikan. Meskipun puncak ibadah haji telah dilalui, masih terdapat sejumlah rangkaian ibadah yang harus ditunaikan jamaah, salah satunya tawaf wada sebagai penutup ibadah haji.

“Rangkaian ibadah haji belum sepenuhnya selesai. Jamaah masih memiliki kewajiban melaksanakan tawaf wada. Sembari menunggu jadwal pelaksanaannya, jamaah dapat mengisi waktu dengan berbagai amalan, termasuk umrah sunah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Naufi Varcach mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama jamaah menjadi faktor penting dalam menyukseskan seluruh agenda yang masih tersisa.

Ia menyebutkan, selain tawaf wada, jamaah Kloter 73 SOC masih akan mengikuti sejumlah kegiatan lain, seperti ziarah di sekitar Masjidil Haram, pelaksanaan umrah sunah, kegiatan pembinaan, hingga persiapan keberangkatan menuju Madinah.

“Dengan kebersamaan yang kuat dan kondisi kesehatan yang terjaga, insya Allah seluruh jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....