Kawal Jemaah Calon Haji, Petugas Kemenhaj Purbalingga Siaga di Embarkasi Solo

  • 15 Mei 2026 16:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Purbalingga memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah calon haji asal Purbalingga, dengan mensiagakan penuh (standby) petugas kemenhaj di Embarkasi Donohudan, Solo, guna mengawal dan melayani jemaah dari saat kedatangan hingga resmi terbang menuju tanah suci Arab Saudi.

Tidak hanya petugas dari Kemenhaj, Petugas Haji dari Purbalingga stanby di Embarkasi Solo sejak dua hari sebelum jadwal keberangkatan (H−2), tepatnya mulai Selasa (13/5/2026).

Kehadiran mereka di awal untuk mengatasi kekurangan berkas yang mungkin terjadi secara mendadak, serta mengantisipasi adanya perubahan (naik-turun) komposisi jemaah di dalam kelompok terbang (kloter).

Kepala Kantor Kemenhaj Purbalingga, Ani Mufarokhah, menegaskan bahwa komitmen pelayanan ini dilakukan demi memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan tanpa hambatan.

"Kami selalu menunggu sampai mereka terbang. Pelayanan kami mendampingi jemaah sampai mereka masuk ke Gedung Muzdalifah. Kami bersama mereka di luar gedung sebelum proses cek keimigrasian, ditungguin sampai dipastikan tidak ada persoalan," ujar Ani Mufarokhah.

Ani menuturkan bahwa petugas kemenhaj baru akan kembali ke Purbalingga setelah seluruh urusan jemaah benar-benar selesai.

"Ketika jemaah kami sudah selesai, tidak ada lagi persoalan administrasi, dan barang-barang yang di-sweeping sudah aman, barulah kita pulang," imbuhnya.

Adapun, selama berada di Embarkasi Donohudan, jemaah calon haji menjalani serangkaian kegiatan diantaranya penerimaan resmi oleh pihak Embarkasi, pemeriksaan kesehatan akhir, penyerahan paspor, gelang identitas, kartu Nusuk, hingga pemeriksaan keimigrasian, serta pembagian uang saku (living cost) dan logistik.

Ani menuturkan, pelayanan dari Purbalingga tidak hanya melibatkan Kemenhaj. Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga juga turut menerjunkan Tim Surveilans yang bersiaga penuh hingga jemaah lepas landas.

"Kehadiran tim medis ini bertujuan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan jemaah yang tiba-tiba menurun (drop), serta menangani kendala teknis seperti data inputan kesehatan jemaah yang belum masuk atau belum terdeteksi di sistem," terang Ani.

Ani menambahkan perjalanan udara dari Solo menuju Arab Saudi sendiri akan menempuh waktu sekitar 12 jam, kloter 68 dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pukul 15.05 WIB dan kloter 69 keberangkatan ke Arab Saudi pukul 05.25 WIB.

"Kami berharap seluruh jemaah calon haji asal Purbalingga dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk, sehat, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....