Sisihkan Rp5.000 Sehari, Tekad Penjual Peyek Ini Berbuah Tiket Naik Haji
- 06 Mei 2026 15:19 WIB
- Purwokerto
RRI. CO.ID, Banyumas - Pasangan suami istri penjual peyek asal Purwokerto, Jawa Tengah, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan halangan untuk mewujudkan impian. Dengan menabung hanya lima ribu rupiah per hari selama bertahun-tahun, Rohyati akhirnya berhasil berangkat ke tanah suci bersama suami.
Di tengah kesibukannya menggoreng peyek, pasangan suami istri Agus Waluyo dan Rohyati, warga Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, tak pernah melupakan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji. Perjuangan mereka dimulai sejak tahun 2011 dengan menyisihkan sebagian penghasilan dari berjualan makanan ringan dan menitipkan snack ke kantor-kantor.
Dengan penuh keterbatasan, Rohyati dan suami disiplin menabung setiap hari meski hanya lima ribu rupiah. Di tengah kondisi ekonomi yang pas-pasan, mereka juga harus membiayai tiga anak yang masih sekolah. Namun, tekad untuk berangkat haji tak pernah surut.
Belajar Autodidak Melalui Internet
Awalnya, Rohyati hanya menjual makanan sederhana. Hingga akhirnya, ia belajar membuat peyek secara autodidak melalui internet dan mulai berjualan di pasar untuk menambah penghasilan.
Keinginan untuk berhaji semakin kuat setelah melihat orang tua dan adanya dorongan dari sang suami. Dari situlah semangat untuk menabung terus dijaga meski dalam jumlah kecil. Sejak mendaftar haji pada tahun 2012, pasangan ini harus menunggu antrean selama kurang lebih 14 tahun. Selama itu pula, mereka tetap konsisten menyisihkan uang setiap hari.
"Saya nabungnya dulu sehari Rp5.000. Sedikit-sedikit yang penting bisa terkumpul buat haji. Awalnya nggak bisa bikin peyek, belajar dari YouTube, terus berani jualan ke pasar. Yang penting nabung terus, nggak boleh diganggu. Buat haji, buat anak sekolah, itu harus dibagi. Senang banget, seperti sudah membayangkan mau ke sana," ujar Rohyati dengan haru.
Kerja keras dan kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil. Saat waktu pelunasan tiba, tabungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun akhirnya mencukupi. Rencananya, Rohyati dan suami akan berangkat ke tanah suci pada 14 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....