Dua Calon Jemaah Haji Purbalingga Ditunda Keberangkatan karena Faktor Kesehatan

  • 22 Apr 2026 19:02 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga- Kepala Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Purbalingga, Ani Mufarokhah, mengonfirmasi adanya perubahan jumlah Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Purbalingga yang akan diberangkatkan tahun ini. Dari total awal 571 jemaah, kini tercatat sebanyak 567 jemaah yang dipastikan siap berangkat.

"Perubahan ini terjadi setelah adanya dinamika data, mulai dari dua jemaah yang meninggal dunia, hingga laporan terbaru mengenai dua jemaah yang terpaksa menunda keberangkatan karena faktor kesehatan yang menurun," katanya saat ditemui di kantor Kemenhaj.

Dijelaskan Ani, berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Purbalingga, dua jemaah yang menunda keberangkatan berasal dari Kloter 68 dan Kloter 69.

"Diantaranya, Bapak Muji dari Kecamatan Kalimanah ditunda keberangkatannya bahkan ada kemungkinan membatalkan keberangkatan karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan," ucapnya.

Selanjutnya Ibu Suneni dari Kecamatan Mrebet ditunda keberangkatannya tahun ini dengan harapan bisa berangkat tahun depan bersama mahramnya, menyesuaikan dengan aturan yang berlaku.

"Pihak DinkesPPKB sudah melakukan observasi ketat selama tiga minggu terakhir. Hingga pantauan terakhir kemarin melalui kunjungan langsung ke kediaman jemaah, keduanya dinyatakan tidak memungkinkan untuk terbang dulu," ujar Ani Mufarokhah.

Pihak Kemenhaj telah melakukan kunjungan ke rumah kedua jemaah tersebut untuk menyerahkan format surat pernyataan penundaan bermaterai yang akan diteruskan ke embarkasi.

"Alhamdulillah pihak keluarga telah menerima keputusan tersebut dengan ikhlas (legowo)," katanya.

Dengan waktu keberangkatan yang tersisa sekitar tiga minggu lagi, komposisi jemaah Purbalingga saat ini berjumlah 567 orang, dengan rincian 462 Jemaah Reguler, 21 Jemaah Lansia Prioritas, 46 Jemaah Cadangan, 29 Jemaah Pendampingan/Penggabungan, dan 9 Jemaah Mutasi.

"Adapun dari 567 calon jemaah haji, sebanyak 213 Jemaah berusia di atas 65 tahun dan 354 Jemaah di bawah 65 tahun," imbuhnya.

Tercatat jemaah dengan usia tertua adalah Siti Sopiyah (84 tahun) dari Kecamatan Kertanegara, sedangkan jemaah termuda adalah Aulia Kumara Danti (17 tahun) dari Kecamatan Rembang.

Sebagai perhelatan perdana keberangkatan haji di bawah kewenangan Kementerian Haji dan Umroh Purbalingga, Ani Mufarokhah memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar jamaah haji dan petugas haji asal Purbalingga ini diberikan kelancaran dan kekuatan selama menjalankan ibadah haji.

"Saya meminta doa dari seluruh masyarakat Purbalingga. Nyuwun pangestu, mudah-mudahan perjalanan haji tahun ini diberikan kelancaran. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan para petugas diberikan kekuatan untuk melayani jemaah dengan maksimal," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....