Polres Purbalingga Tangani Kasus Penganiayaan Menggunakan Sajam di Pengadegan
- 08 Sep 2026 11:53 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga – Polres Purbalingga menangani kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan dua warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga yang terjadi pada Minggu (6/9/2026) pagi. Peristiwa mengakibatkan kedua pihak mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Siswanto mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. “Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula saat RR (63) sedang memasang paralon saluran air di depan rumah JR (70). JR kemudian keluar rumah sambil membawa senjata tajam jenis golok dan berlari ke arah RR hingga terjadi perkelahian.
"Warga di lokasi kejadian sempat takut melerai karena keduanya mbawa senjata tajam. Perkelahian berhenti setelah salah satu terjatuh dan senjatanya terlepas, barulah warga memberikan pertolongan," jelasnya.
Akibat insiden tersebut, RR mengalami luka robek di lengan, dada, punggung, serta lecet di lutut. Sementara JR menderita luka di dahi, telinga, lengan, leher, tangan, perut, paha, dan luka serius pada ibu jari tangan kanan. RR dirawat ke RSUD Goeteng Taroenadibrata, sedangkan JR dirawat di RSU Siaga Medika Purbalingga.
Menurut Kasat Reskrim, di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bilah golok, sarung golok beserta kopel, serta pakaian yang dikenakan kedua pihak. Sedangkan penyebab pasti peristiwa, masih dilakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi.
“Untuk penyebab pasti dan rangkaian kejadian masih kami dalami melalui pemeriksaan saksi-saksi serta alat bukti,” pungkas AKP Siswanto.
Kasat Reskrim menambahkan Polres Purbalingga memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum. Perkembangan kasusnya akan disampaikan setelah hasil penyelidikan lengkap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....