FOMO dan Pertemanan Dorong Minat Anak Muda Nge-Gym
- 29 Sep 2026 20:26 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Minat anak muda terhadap olahraga gym berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Media sosial dan lingkungan pertemanan menjadi faktor yang memengaruhi ketertarikan terhadap aktivitas tersebut.
Salah seorang mahasiswa, Tsabita Aura Yubiharto, mengatakan dirinya tertarik nge-gym setelah mengikuti teman-temannya. Ia mengaku mengalami fear of missing out atau FOMO terhadap aktivitas tersebut.
“Karena aku salah satu orang yang FOMO, karena temen-temenku nge-gym, kayaknya keren deh nge-gym,” ujar Tsabita. Setelah mencoba, ia menilai gym tidak seburuk yang dibayangkan.
Tsabita kemudian mulai rutin melakukan aktivitas gym bersama teman-temannya. Lingkungan pertemanan menjadi salah satu faktor yang membuatnya tertarik mencoba olahraga tersebut.
Selain pertemanan, Rahmat Alfianto menilai media sosial turut memengaruhi minat masyarakat terhadap gym. Kemudahan mengakses media sosial dinilai dapat memunculkan FOMO terhadap aktivitas olahraga.
Rahmat menilai FOMO dalam konteks olahraga dapat memberikan dampak positif. Kondisi tersebut dapat mendorong seseorang lebih konsisten menjalankan aktivitas olahraga.
“Kalau FOMO-nya dalam konteks olahraga itu FOMO yang menurut aku nggak apa-apa,” kata Rahmat. Menurutnya, dorongan tersebut dapat menjadi pemicu seseorang mulai berolahraga.
Tsabita juga menyebut keberadaan gym yang dekat dengan tempat tinggal memudahkannya berolahraga. Faktor tersebut menjadi salah satu pertimbangan memilih gym dibandingkan jenis olahraga lainnya.
Sementara itu, Rahmat menilai gym memiliki keunggulan karena latihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna dapat menentukan jenis latihan, intensitas, dan waktu olahraga sesuai jadwal.
Meski rutin nge-gym, Tsabita mengatakan aktivitas tersebut belum menjadi hobi utamanya. Ia memilih gym sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh.
Rahmat mengaku baru menjalani aktivitas gym selama satu hingga dua bulan. Ia mulai merasakan perubahan pada kemampuan fisiknya setelah menjalani aktivitas tersebut.
Pengalaman kedua pengguna menunjukkan beragam faktor yang mendorong anak muda mencoba gym. Media sosial, pertemanan, akses lokasi, dan fleksibilitas latihan menjadi beberapa faktor yang muncul. (Rifda Saridewi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....