Baru Punya Motor Listrik? Ikuti 3 Tips Sederhana agar Performa Tetap Prima
- 03 Agt 2026 15:44 WIB
- Purwokerto
Poin Utama
- Perawatan motor listrik jauh lebih sederhana dibandingkan sepeda motor berbahan bakar bensin karena tidak memiliki mesin kompleks dengan banyak komponen bergerak.
- Pemilik motor listrik dapat memperpanjang usia pakai baterai dengan menerapkan kebiasaan perawatan sederhana sejak awal penggunaan kendaraan.
- Pengguna motor listrik hanya perlu memperhatikan beberapa komponen penting secara rutin untuk menjaga performa optimal kendaraan mereka.
RRI.CO.ID, Purwokerto – Meningkatnya penggunaan motor listrik di Indonesia mendorong pemilik kendaraan untuk memahami cara perawatan yang benar agar performa tetap optimal dan usia pakai baterai lebih panjang. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menerapkan kebiasaan perawatan sederhana sejak awal penggunaan.
Pemilik bengkel Garagen Speed Teluk, Dwi Setyo, mengatakan perawatan motor listrik sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan sepeda motor berbahan bakar bensin. Menurutnya, anggapan bahwa motor listrik membutuhkan perawatan yang rumit tidaklah tepat karena pengguna hanya perlu rutin memperhatikan beberapa komponen penting.
"Perawatan motor listrik tidak sesulit yang dibicarakan orang. Selama pengguna rutin memeriksa tiga komponen utama, yakni kondisi baterai, tekanan angin ban, dan minyak rem, usia pakai motor listrik akan lebih awet dan performanya tetap terjaga," ujar Dwi Setyo saat ditemui di bengkel Garagen Speed Teluk.
Ia menjelaskan, komponen pertama yang perlu diperhatikan adalah baterai. Pengguna sebaiknya tidak menunggu baterai benar-benar habis sebelum mengisi daya. Baterai lithium-ion akan bekerja lebih optimal jika pengisian dilakukan saat kapasitasnya berada di kisaran 20 hingga 30 persen, sehingga risiko penurunan kapasitas baterai dapat diminimalkan.
Selain itu, Dwi mengingatkan agar pengguna tidak langsung mengisi daya setelah motor digunakan untuk perjalanan jauh atau saat kondisi baterai masih panas. Menurutnya, motor sebaiknya didiamkan sekitar 10–15 menit hingga suhu baterai kembali normal agar proses pengisian daya berlangsung lebih optimal dan membantu menjaga umur baterai.
Komponen berikutnya yang tidak kalah penting adalah tekanan angin ban dan minyak rem. Meskipun motor listrik tidak memerlukan penggantian oli mesin maupun perawatan CVT seperti motor matik konvensional, pemeriksaan tekanan ban secara rutin tetap diperlukan untuk menjaga efisiensi energi dan kenyamanan berkendara. Sementara itu, kondisi minyak rem harus selalu dipastikan berada pada batas yang direkomendasikan agar sistem pengereman tetap bekerja dengan baik.
Menurut Dwi, masih banyak pengguna baru yang menganggap motor listrik tidak memerlukan perawatan sama sekali. Padahal, pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara berkala justru menjadi kunci agar kendaraan tetap andal digunakan dalam jangka panjang sekaligus menekan biaya perawatan.
Dengan menerapkan tiga kebiasaan tersebut, yakni mengisi daya saat baterai berada di kisaran 20–30 persen, menunggu baterai mendingin sebelum dicas setelah perjalanan jauh, serta rutin memeriksa tekanan angin ban dan minyak rem, pengguna dapat menjaga performa motor listrik tetap optimal, memperpanjang usia pakai baterai, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....