Purwokerto Book Party: Ruang Berbagi Bacaan dan Perspektif di Akhir Pekan
- 29 Jul 2026 13:23 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID - Purwokrto: Bagi sebagian orang, akhir pekan identik dengan jalan-jalan atau sekadar beristirahat di rumah. Namun, jika ingin menghabiskan waktu dengan cara yang berbeda sekaligus menambah wawasan, Purwokerto Book Party bisa menjadi pilihan yang wajib dicoba.
Komunitas ini mengajak siapa saja untuk berkumpul di ruang terbuka sembari berbincang tentang buku. Tidak ada syarat khusus untuk bergabung. Baik Anda yang sedang membaca buku, baru selesai membaca, atau hanya ingin mendengarkan cerita dan diskusi dari peserta lain, semuanya diterima dengan hangat.
Kegiatan biasanya dilakukan dengan duduk melingkar di taman kota. Suasananya santai, tanpa kesan formal, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk berbagi pandangan, pengalaman membaca, atau sekadar mendengarkan perspektif baru dari orang lain.
Salah satu hal yang membuat komunitas ini menarik adalah kebebasan memilih bacaan. Genre apa pun boleh dibawa, mulai dari novel, buku pengembangan diri, sejarah, hingga karya lainnya. Dalam satu pertemuan, misalnya, peserta membawa berbagai judul seperti Musim yang Tak Sempat Kita Miliki, As Long As The Lemon Trees Grow, Sang Alkemis, Gadis Minimarket, Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, Reclaim Your Heart, Seni Tinggal di Bumi, hingga Reset Indonesia.

Selain berbincang tentang buku, suasana kebersamaan juga terasa melalui kebiasaan peserta membawa makanan ringan untuk dinikmati bersama ala piknik. Aktivitas sederhana ini membuat pertemuan terasa lebih akrab dan menyenangkan. Umumnya diadakan setiap akhir pekan dengan lokasi yang berganti-ganti. Belakangan, kegiatan ini sering berlangsung di Taman Pangripta Kranji, Purwokerto Timur.
Lebih dari sekadar komunitas membaca, Purwokerto Book Party menjadi ruang untuk bertemu orang-orang baru, bertukar ide, sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca. Tak sedikit peserta yang mengaku mendapat rekomendasi buku menarik, sudut pandang baru, hingga motivasi untuk kembali menyelesaikan buku-buku yang sempat tertunda.
"Ini pertama kali ikut, diajak temen, Aku tadi sharing novel sorry , my younger self, i can't make you happy dari Alvi Syahrin, meskipun nggak bawa bukunya. Seru dan diterima dengan baik, Tentunya nambah kenalan dan list bacaanku semakin menumpuk ya." ungkap Vara, peserta asal Kroya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....