Dari Hobi Eksplorasi Alam ke Peluang Usaha, Mahasiswa Unsoed Hadirkan Oase Outdoor

  • 21 Apr 2026 13:42 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Di tengah meningkatnya tren eksplorasi alam di kalangan masyarakat, sekelompok mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman berhasil mengubah hobi mereka menjadi peluang usaha. Berawal dari kecintaan terhadap kegiatan alam bebas, mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) bernama UPL MPA UNSOED ini menghadirkan Oase Outdoor, sebuah layanan penyewaan alat outdoor yang memudahkan siapa pun untuk menikmati pengalaman camping dan hiking tanpa harus memiliki perlengkapan pribadi.

Berlokasi di Jalan Kampus No. 21A, belakang Graha Widyatama Unsoed, Oase Outdoor menyediakan berbagai perlengkapan seperti tenda, carrier, hingga alat memasak. Harga sewa yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp80.000, tergantung jenis barang dan durasi peminjaman.

Head Office Oase Outdoor, Fery Gunawan, mengungkapkan bahwa usaha ini berangkat dari pengalaman sederhana yang sering mereka temui di lapangan.“Sebenernya banyak banget yang pengen naik gunung atau camping, tapi seringnya kehalang karena nggak punya alat. Dari situ kita kepikiran buat sediain, biar mereka tetap bisa eksplor tanpa harus beli semuanya,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada penyewaan alat, Oase Outdoor juga mengembangkan bidang event, salah satunya melalui kegiatan open trip yang ditujukan bagi para pecinta alam, khususnya pemula yang ingin mencoba pengalaman eksplorasi secara aman dan terarah.

Namun, dalam perjalanannya, usaha ini juga menghadapi tantangan. Penutupan sementara jalur pendakian Gunung Slamet turut berdampak pada penurunan jumlah penyewa dalam beberapa waktu terakhir.

“Bulan ini memang agak sepi, soalnya Slamet lagi ditutup. Jadi yang biasanya mau naik gunung jadi ditunda, otomatis penyewaan juga ikut turun,” jelas Fery.

Dampak tersebut juga dirasakan pada rencana kegiatan open trip yang harus diundur hingga kondisi kembali memungkinkan.“Kita sebenarnya sudah ada rencana open trip, tapi sementara ini kita tunda dulu. Nunggu kondisi aman dan jalur dibuka lagi,” tambahnya.

Meski demikian, para pengelola tetap optimis. Selain menjalankan usaha, mereka juga terus mengedukasi pelanggan untuk menjaga kelestarian alam dan menggunakan peralatan dengan bijak.

“Kita selalu ingetin juga, kalau ke alam itu jangan cuma dinikmati, tapi juga dijaga,” tutup Fery.

Kehadiran Oase Outdoor menjadi bukti bahwa hobi eksplorasi alam dapat berkembang menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Di sisi lain, pengalaman ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah jiwa kewirausahaan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....