Cara Gampang Abadikan Milky Way dengan Kamera HP

  • 28 Okt 2025 09:15 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Banyak orang mengira memotret Bima Sakti atau Milky Way hanya bisa dilakukan dengan kamera profesional. Nyatanya, smartphone pun bisa dipakai untuk menangkap keindahan galaksi ini selama pengaturan dan kondisi lingkungannya tepat. Tidak perlu alat mahal, hanya perlu langit yang gelap, waktu yang pas, dan sedikit kesabaran.

Berikut beberapa hal yang bisa membantu kamu dalam memotret Milky Way hanya dengan kamera HP:

1. Cari tempat yang minim polusi cahaya

Pilih lokasi yang jauh dari lampu kota, seperti pedesaan, area persawahan, pantai, atau halaman rumah yang cukup gelap. Semakin minim cahaya buatan, semakin jelas Bima Sakti terlihat.

2. Siapkan kamera HP dan tripod

Tripod diperlukan agar kamera HP tetap stabil selama proses pemotretan. Jika tidak punya tripod, bisa menggunakan penyangga apapun asalkan HP tidak goyang.

3. Gunakan aplikasi pemantau langit (contoh : Sky Safari atau Stellarium)

Buka aplikasi tersebut untuk mengetahui posisi Bima Sakti. Biasanya terlihat di arah Selatan-Timur, tetapi bisa berbeda tergantung waktu dan lokasi.

4. Pasang HP di tripod dan arahkan ke posisi Bima Sakti

Atur posisi menghadap langit yang paling terang bintangnya sesuai panduan dari aplikasi

5. Buka kamera dan aktifkan mode Manual/Pro/Profesional

Setiap HP biasanya memiliki nama pengaturan berbeda. Pastikan mode ini aktif agar shutter dan ISO bisa diatur manual.

6. Atur Shutter Speed (S) menjadi 16s

Jika kamera HP tidak mendukung pengaturan sampai 16 detik, gunakan shutter speed paling panjang atau angka paling kanan dari pengaturan. Semakin lama shutter terbuka, semakin banyak cahaya bintang yang terekam.

7. Atur ISO ke 800-1200

ISO menentukan seberapa sensitif kamera terhadap cahaya. Atur ISO antara 800-1200. Jika masih terlalu gelap, ISO bisa dinaikkan sedikit. Namun, perlu diperhatikan apabila terlalu terang atau banyak noise (bintik-bintik),bisa kurangi kembali.

8. Tekan tombol jepret dan tunggu hingga proses selesai

Jangan sentuh HP selama shutter terbuka. Gunakan timer 3-5 detik agar tidak goyang saat tombol ditekan.

9. Pastikan HP benar-benar diam

Sedikit saja goyangan akan membuat hasil foto blur. Hindari angin kencang, getaran, atau menyentuh layar selama pemotretan berlangsung.

Kegiatan memotret Bima Sakti menjadi bukti bahwa alat sederhana bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan manusia dengan alam. Tidak diperlukan kamera mahal, hanya niat untuk mencoba dan kemauan untuk belajar. Dari sana, hasil yang memuaskan akan mengikuti dengan sendirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....