Bangkit, Devit Kurniawan Bangun Usaha Aksesoris dari Nol

  • 24 Mei 2025 10:28 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Tak mudah membangun usaha dari nol, apalagi bagi penyandang disabilitas. Namun semangat dan ketekunan menjadi kunci utama bagi Devit Kurniawan, penyandang disabilitas dan juga Staff Bidang Sosial Aspikmas yang kini sukses merintis usaha penjualan aksesori setelah sempat terpuruk akibat kegagalan usaha sebelumnya.

“Mendapatkan pelanggan pertama itu butuh kesabaran yang luar biasa. Sabar bisa menunggu dari pagi sampai sore, ada pelanggan satu, datang itu seperti menemukan berlian,” kata Devit.

Sebelum menekuni bisnis aksesoris, Devit sempat menjalankan usaha sembako. Namun, usaha tersebut harus terhenti karena lilitan utang yang timbul akibat keinginan untuk berkembang terlalu cepat.

“Kalau sembako dulu terhenti karena terilit hutang, karena dagang ingin cepat maju dan dagangan banyak, jadi mengambil hutang. Padahal itu kesalahan fatal. Untung belum jelas, kita sudah berani ambil utang,” tambahnya.

Menurut Devit, praktik gali lubang tutup lubang menjadi jerat yang sulit dilepaskan, apalagi ketika penghasilan belum sebanding dengan kewajiban angsuran bulanan. Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Devit kemudian beralih ke usaha aksesori yang ia nilai memiliki risiko lebih rendah dan masa simpan produk yang lebih lama. Ia pun mengikuti tren di media sosial, serta memanfaatkan platform digital untuk menjual produk sekaligus berbagi tautan afiliasi.

“Barang aksesoris itu awet dan sekarang sedang viral di TikTok maupun media lainnya. Saya jualan langsung dari rumah dan juga online di Shopee, Tokopedia, serta ikut program afiliasi,” ungkapnya.

Kini, meski pemasukan belum stabil, Devit mengaku lebih tenang menjalankan usahanya. Baginya, yang terpenting membangun bisnis secara perlahan tapi pasti, tanpa terjebak utang.

Kisah Devit menjadi inspirasi bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan mandiri secara ekonomi. Ketekunan, kesabaran, dan semangat belajar menjadi kunci utama untuk bangkit dari kegagalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....