Yuuk Intip Fakta Menarik Film Horor Komedi di Sekawan Limo
- 10 Jul 2024 14:59 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Film Sekawan Limo merupakan film bergenre komedi horor karya Bayu Skak dan Nona Ica yang telah resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak Kamis (04/07/2024). Film Sekawan Limo diproduksi oleh Chand Prawez Servia dan Riza Servia. Film ini dibuat oleh Skak Studios dan bekerja sama dengan Starvision, sebuah rumah produksi yang terkenal dengan banyak film populer di Indonesia. Film ini dapat disaksikan oleh penonton yang berusia 13 tahun ke atas.
Film ini dibintangi oleh Nadya Arina yang berperan sebagai Lenni, Keisya Levronka yang berperan sebagai Dyny dan juga sang sutradara sendiri yaitu Bayu Skak sebagai Bagas. Film yang mempunyai durasi tayang 1 jam 52 menit ini menceritakan tentang petualangan persahabatan lima sekawan pencinta alam bernama Bagas, Lenni, Dicky, Juna, dan Andrew. Kelimanya mulai disatukan ketika melakukan aktivitas pendakian di Gunung Madyopuro.
Suatu ketika penjaga pos pendakian memberikan peringatan kepada kelima pendaki ini. Mereka memperingatkan bahwa rombongan harus genap dan dilarang menoleh ke belakang atau akan ada yang mengikuti. Namun, mereka gagal mematuhi mitos yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa rombongan harus genap dan dilarang menoleh ke belakang agar tidak diikuti. Bahkan mereka harus tersesat hingga malam 1 Suro dan membuat tersadar bahwa salah satu diantara mereka berlima ada yang bukan manusia dan mulai membuat kelimanya saling tuduh, siapa yang hantu di antara mereka?
Ada beberapa fakta menarik dari film Sekawan Limo, berikut daftarnya:
1. Menampilkan Genre Horor Komedi
Film Sekawan Limo mengangkat genre film horor, komedi, dan petualangan yang menarik. Tenang, untuk anda yang tidak menyukai genre horor tidak perlu risau karena film ini nantinya akan membawakan kisah yang menegangkan antara komedi ringan, dan horor yang mencekam.
2. Pengambilan Shoot di Purbalingga, Jawa Tengah
Pengambilan Shoot di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah. Tepatnya langsung di Gunung Madoyopuro yang memiliki curah hujan tinggi dan ditambah cerita mistis. Perpaduan antara pemandangan alam yang dramatis dan atmosfer mistis dari gunung ini memberikan latar yang menambah keunikan dan daya tarik pada film Sekawan Limo.
3. Menggunakan Dialeg Bahasa Jawa
Dalam film Sekawan Limo dialeg yang digunakan banyak menggunakan Bahasa Jawa, khususnya Bahasa Jawa Timuran. Namun, tak perlu risau karena film akan dilengkapi dengan subtitle bahasa Indonesia. Subtitle ini diharapkan dapat membantu penonton menikmati setiap detail cerita tanpa kesulitan bahasa. Dengan begitu, pengalaman menonton akan lebih menyenangkan dan aksesibilitas film ini akan meningkat bagi semua kalangan penonton.
Demikian sinopsis dan fakta menarik dari Film Sekawan Limo. Dari sinopsisnya diharapkan dapat mengetahui gambaran ceritanya sebelum menonton. Ayo dukung industri film Indonesia dengan menonton dan menyebarkan informasi film-film lokal berkualitas! (levvy)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....