Cinta atau Benci? ILIR7 Bongkar Fakta Perasaan Bisa Berubah dalam Sekejap

  • 29 Jun 2026 15:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Cinta dan benci ternyata setipis selembar tisu perbedaannya, seperti rasa yang rapuh. Semudah itu hati berpindah arah tanpa aba-aba. Lewat single terbaru "Cinta Atau Benci", sebuah satir dari ILIR7 menyentil sebuah realita ketika sayang perlahan berubah menjadi kecewa, lalu menjelma amarah. Lagu ini bukan sekadar kisah patah hati, tetapi sindiran berani tentang rumitnya hubungan yang dipenuhi keraguan, ego, dan luka yang sulit dijelaskan. "Banyak orang pernah ada di titik bingung, masih mencintai atau justru mulai membenci orang yang sama. Lagu ini lahir dari rasa yang sangat manusiawi, karena batas antara cinta dan benci memang sangat tipis," ungkap Vic, sang pencipta lagu.

Di sisi musikalitas, ILIR7 sengaja keluar dari formula lagu cinta yang sudah terlalu sering terdengar. "Cinta Atau Benci" hadir dengan komposisi medium beat, dipadukan drive gitar yang tetap nyaman di telinga, hentakan drum yang dinamis, serta karakter vokal lembut Ave yang justru mempertegas ledakan emosi di balik liriknya. Perpaduan tersebut menciptakan atmosfer yang kontras, terdengar ringan, tetapi menyimpan kegelisahan yang dalam. Hasilnya adalah sebuah karya yang terasa segar, emosional, dan mampu membawa pendengar masuk ke dalam dilema yang mungkin pernah mereka alami sendiri. Ketika hati tak lagi mampu membedakan, apakah yang tersisa masih cinta, atau justru sudah berubah menjadi benci.

ILIR7 Band mulai berkiprah di industri musik Tanah Air sejak tahun 2013, perlahan tapi pasti, mereka berhasil mencuri perhatian pecinta musik pop Indonesia. Nama mereka makin di kenal, setelah single “Salah Apa Aku” yang juga dikenal luas dengan judul “Setan Apa Yang Merasukimu”. sempat viral di berbagai platform media sosial pada penghujung tahun 2019. Dari TikTok sampai YouTube, lagu ini jadi soundtrack patah hati sejuta umat. Dengan warna musik yang easy listening dan lirik yang kena di hati, ILIR7 sukses membangun identitas mereka sebagai band pop yang dekat dengan realita percintaan anak muda zaman sekarang.

Kesuksesan besar dari single “Salah Apa Aku” membawa ILIR7 ke level berikutnya. Mereka didaulat menjadi salah satu nominasi di ajang Billboard Indonesia Musik Award 2020 untuk kategori Top Karaoke Song Of The Year dan Top Streaming Song Of The Year (Video). Pencapaian ini jadi bukti kalau karya mereka bukan cuma viral sesaat, tapi juga punya impact yang kuat di industri musik. Berasal dari Lubuklinggau, Sumatra Selatan, ILIR7 kini digawangi oleh Ave sebagai vokalis, Vic di bass, Zinc di gitar, dan Richie di drum. Formasi ini tetap solid hingga sekarang, menghadirkan energi dan chemistry yang terasa di setiap karya mereka. Meski berasal dari daerah, ILIR7 berhasil membuktikan bahwa karya berkualitas bisa datang dari mana saja.

Perjalanan selama 13 tahun tentu bukan waktu yang sebentar bagi sebuah band untuk tetap bertahan di industri musik yang dinamis dan penuh tantangan. Namun ILIR7 membuktikan bahwa konsistensi, kerja keras, dan kedekatan dengan pendengar adalah kunci utama mereka untuk tetap eksis. Mereka terus beradaptasi tanpa kehilangan identitas, dan selalu berusaha menghadirkan karya yang relevan dengan kehidupan banyak orang. “Seandainya Tercipta Untukku” menjadi salah satu bukti bahwa ILIR7 masih punya tempat di hati para penikmat musik Indonesia. Dengan semangat yang sama seperti saat mereka memulai, ILIR7 terus melangkah, menghadirkan karya demi karya yang nggak cuma enak didengar, tapi juga punya makna. Karena pada akhirnya, musik bukan cuma soal tren, tapi soal rasa yang bisa terus hidup di hati pendengarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....