Dieng Culture Festival 2026 Jazz Atas Awan Kembali Digelar
- 03 Jun 2026 15:32 WIB
- Purwokerto
RRI. CO.ID, Banjarnegara – Dieng Culture Festival (DCF) kembali hadir sebagai salah satu perhelatan budaya dan pariwisata terbesar di Indonesia. Memasuki penyelenggaraan ke-16, festival yang memadukan tradisi, seni, alam, dan partisipasi masyarakat ini akan digelar pada 28-30 Agustus 2026 di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Mengusung tema "Spirit of Harmony", DCF 2026 mengajak masyarakat dan wisatawan untuk merayakan keharmonisan alam, budaya, dan kehidupan melalui beragam atraksi budaya yang khas dan sarat makna.
Dalam sambutannya saat peluncuran awal DCF 2026 Rabu ( 3/6/2026), Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan bahwa festival yang diselenggarakan oleh Pokdarwis Dieng Pandawa. Selain itu juga didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.
"Dieng Culture Festival adalah contoh nyata bagaimana ekosistem wisata berbasis masyarakat dapat tumbuh tanpa meninggalkan identitas budaya. Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan atraksi wisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, memberdayakan UMKM, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan," ujar dr. Amalia.
Menurutnya, keberhasilan DCF menjadi salah satu festival budaya terbaik di Indonesia tidak lepas dari kuatnya nilai gotong royong masyarakat Dieng, keramahan warga, kejujuran, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Ketua Pelaksana DCF 2026 dari Pokdarwis Dieng Pandawa, Alif Faozi, mengatakan bahwa festival tersebut lahir dari semangat masyarakat Dieng untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan bagi generasi masa kini.
"Melalui tema Spirit of Harmony, kami ingin mengajak seluruh peserta untuk menghargai keberagaman, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya secara berkelanjutan," katanya.
Alif menjelaskan, sejak pertama kali digelar, DCF selalu melibatkan wisatawan sebagai peserta aktif festival, bukan sekadar penonton. Para peserta dapat mengikuti berbagai kegiatan budaya melalui paket partisipan yang mencakup akses ke kawasan wisata, venue festival, merchandise resmi DCF, hingga produk UMKM lokal.
"Melalui keterlibatan wisatawan sebagai peserta, DCF dapat terus berlangsung secara mandiri dan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Mereka kami sambut sebagai bagian dari keluarga besar DCF," ujarnya.
Pada DCF 2026, para peserta akan diajak mengikuti beragam kegiatan seperti Kirab Budaya, melukis caping, hingga aksi Dieng Bersih yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya setempat. Sebagai salah satu agenda unggulan pariwisata nasional yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), DCF 2026 akan menghadirkan berbagai atraksi budaya dan seni khas Dieng.
Mulai dari Ritual Ruwatan Anak Berambut Gimbal, Kirab Budaya, pertunjukan seni tradisional, Festival Lampion, Festival Domba Batur, Festival Kopi Dieng, Festival UMKM, aksi Dieng Bersih, hingga berbagai kegiatan kreatif lainnya.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah kembalinya Jazz Atas Awan, ikon pertunjukan musik yang telah melekat dengan Dieng Culture Festival. Pertunjukan tersebut akan digelar pada malam pertama festival dengan latar panorama pegunungan Dieng di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.
Inisiator Jazz Atas Awan, Budhi Hermanto, mengatakan bahwa tahun ini panggung musik tersebut akan melibatkan berbagai komunitas jazz dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Pada 28 Agustus 2026 kami akan menghadirkan sejumlah komunitas musisi jazz di panggung Jazz Atas Awan. Kemudian pada 29 Agustus 2026 akan digelar pertunjukan Harmoni Dieng yang melibatkan sejumlah musisi dan artis nasional yang akan kami umumkan menjelang pelaksanaan festival," kata Budhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....