Komunitas Joyful Art: Wadah Apresiasi Seni dan Sastra

  • 29 Mei 2026 09:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Memiliki passion akan suatu hal adalah salah satu cara agar kehidupan dapat terasa lebih menyenangkan untuk dijalani. Ada berbagai banyak hal yang dapat kita eksplor di dunia ini agar menemukan minat dan bakat apa yang sekiranya cocok untuk dilakukan.

Salah satu aktivitas menyenangkan yang banyak orang lakukan di dunia ini ialah menggambar. Melalui goresan karya, kita dapat menuangkan segala emosi dan perasaan kita secara lebih artistik.

Philo Sophia atau akrab disapa dengan Phila adalah seorang mahasiswa jurusan Hubungan Masyarakat Islam di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto. Ia sudah tertarik dengan dunia menggambar sejak dirinya masih di bangku Taman Kanak-kanak (TK).

“Aku tertarik menggambar sebenernya udah dari TK. Tapi sempet berhenti gara-gara mau fokus ke akademik dulu. Baru mulai rajin gambar lagi sejak setahun belakangan ini, karena dapat banyak support dari teman-teman komunitas,” ucap Phila, dalam program Apresiasi Seni dan Sastra Pro 2 RRI Purwokerto.

Selain sibuk berkuliah, Phila mengakui bahwa dirinya tergabung ke dalam Komunitas Joyful Art Purwokerto agar bisa mendapatkan teman baru dan berbagai pengalaman menarik seputar gambar-menggambar.

Phila juga berkata bahwa ia sangat mengagumi kreator Ghibli Studio dan karya-karya animasinya memberikan inspirasi bagi dirinya. “Aku pengen bisa belajar digital art juga, apalagi sekarang ‘kan marak pemakaian Artificial Intelligence (AI) untuk bikin karya gitu. Menurutku namanya kemajuan teknologi gak bisa kita tolak, asal pemakaiannya gak berlebihan atau hanya dijadikan sebagai inspirasi aja, gapapa menurutku,” jelas Phila mengenai tanggapannya tentang isu AI di dunia kesenian saat ini.

Selama menekuni ketertarikannya ini, Phila mengaku bahwa sering mengalami art block atau rasa stuck, bingung, dan kesulitan dalam menggambar. Jika sudah begitu, Phila akan mengatasinya dengan berjalan-jalan, mengikuti event, dan berinteraksi dengan teman-temannya, dengan begitu, inspirasi dapat lebih mudah untuk ia temukan.

“Aku punya pencapaian selama bikin gambar. Salah satunya hasil gambarku tentang cover novel Parable karya Brian Khrisna yang dinotis oleh penulisnya sendiri. Aku seneng banget,” kata Phila tentang salah satu momen membanggakannya.

Ia sudah sering membuat quote dari isi novel tersebut, tetapi hasil gambarnya lah yang mendapatkan perhatian dari si penulis.

“Motivasiku untuk teman-teman, kalau kalian punya minat dan bakat, lebih baik dicoba dulu saja. Tidak apa-apa jika tidak langsung berhasil, karena lebih baik menyesal sudah mencoba, dari pada menyesal karena belum mencoba sama sekali,” ujar Phila.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....