3D Entertainment Hadirkan “A Tribute To Mansyur S” Gandeng Selfie Yamma
- 26 Feb 2026 11:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID,Purwokerto - Mansyur S adalah salah satu pilar penting dalam sejarah musik dangdut Indonesia. Mengawali karier bernyanyi sejak tahun 1969 lewat single debut Khana, pria kelahiran 30 November 1948 ini menapaki perjalanan panjang yang penuh dedikasi hingga menjadikannya sebagai living legend di industri musik dangdut Tanah Air. Konsistensi, karakter vokal yang khas, serta lagu-lagu yang lekat di hati masyarakat membuat namanya terus hidup lintas generasi.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi besar Mansyur S di dunia musik dangdut, 3D Entertainment berkolaborasi dengan beberapa artis dangdutnya menghadirkan project spesial bertajuk “A Tribute To Mansyur S.” Project ini bukan sekadar menghadirkan kembali karya-karya legendaris, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan, perjuangan, dan nilai yang diwariskan oleh Mansyur S.
Mengutip rilis yang RRI terima dari 3D Entertainment disebutkan, 3D Entertainment juga menghadirkan sebuah podcast spesial yang mengupas perjalanan hidup dan karier Mansyur S secara lebih mendalam, yang sudah di rilis di chanel Youtube 3D Entertainment. Dalam perbincangan tersebut, publik diajak menyelami kisah perjuangan sang legenda sejak awal merintis karier, menghadapi tantangan industri, hingga menjaga eksistensi selama lebih dari lima dekade.
Dalam podcast tersebut, Mansyur S atau yang lebih diakrab dipanggil Ayah Mansyur, mengenang masa-masa awalnya menembus dapur rekaman.
“Masuk dapur rekaman itu bukan perkara gampang. Saya harus sabar menunggu kesempatan, membuktikan diri dari panggung ke panggung. Tidak ada yang instan. Pertama kali rekaman ketika saya usia 19 tahun, mental saya diuji. Saya bernyanyi di depan bos (pemilik perusahaan rekaman) dan dia ‘gak bereaksi apa-apa. Lalu saya pulang dan ternyata 3 bulan kemudian dihubungi bahwa saya akan rekaman single pertama. Wahhh saya senangnya luar biasa.”
Lebih dari sekadar berbagi cerita, Mansyur S juga menunjukkan komitmennya untuk mewariskan nilai dan ilmunya kepada generasi penerus. Ia dikenal sebagai sosok yang terbuka, tidak pelit berbagi pengalaman, serta selalu memberi ruang bagi penyanyi dangdut muda untuk belajar dan berkembang.
“Ilmu itu harus dibagikan. Kalau kita mau dangdut tetap hidup, harus ada regenerasi. Saya tidak takut berbagi, justru saya bangga kalau ada anak-anak muda yang bisa lebih hebat dari saya.”
Single pertama yang dirilis dalam rangkaian tribute ini adalah Cincin Kepalsuan yang dibawakan oleh Selfi Yamma. Lagu yang dirilis pada tahun 1991 tersebut hadir dengan sentuhan segar melalui interpretasi Selfi Yamma, tanpa menghilangkan ruh klasik yang menjadi kekuatan karya aslinya. Pemilihan lagu ini sebagai pembuka menjadi simbol kuat bahwa karya Mansyur S tetap relevan dan emosional hingga hari ini.
Melalui project ini, 3D Entertainment berharap karya dan nilai perjuangan Mansyur S dapat terus dikenang, dipelajari, dan dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....