Yareu: Istilah yang Sedang Tren di Media Sosial

  • 18 Sep 2025 08:20 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto : Yareu adalah istilah yang sedang tren di media sosial, terutama di kalangan anak muda. Istilah ini memiliki makna yang unik dan sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan atau emosi.

Yareu dapat diartikan sebagai "keren", "bagus", atau "sangat baik". Istilah ini sering digunakan untuk mengungkapkan kekaguman atau kepuasan terhadap sesuatu.

Yareu sering digunakan di media sosial untuk mengungkapkan perasaan atau emosi, seperti:

- "Yareu banget!" (Sangat keren!)

- "Ini yareu abis!" (Ini sangat bagus!)

Kata Yareu menjadi populer berkat kreator mukbang Korea Selatan, Kwon Hoe Hoon, yang sering mengucapkannya saat menemukan makanan yang sangat enak. Ungkapan ini berfungsi untuk menunjukkan betapa ia menikmati hidangannya.

Saat kata Yareu diucapkan, biasanya disertai dengan ekspresi seperti kedipan mata. Sering kali, kata lain juga ditambahkan untuk penguat, contohnya Jinjja daebak, yang artinya benar-benar luar biasa.

Dalam konteks ini, Yareu dapat dianggap sebagai cara untuk mengekspresikan rasa puas dan nikmat, yang sering disertai dengan ekspresi pendukung seperti kedipan mata untuk menambah kesan. Karena sering disertai dengan kedipan mata, banyak penonton yang tidak mengerti bahasa Korea pun bertanya-tanya, apa sebenarnya arti di balik kata Yareu yang sering mereka lihat.

Kata Yareu ternyata tidak punya makna yang baku dalam bahasa Korea, mengacu dari situs Khti.tistory. Kata ini merupakan contoh dari neologisme, sebuah istilah baru yang diciptakan dan sedang banyak dipakai, meski belum tercatat secara resmi dalam kamus.

Dapat dikatakan kemunculan neologisme biasanya disebabkan oleh pergeseran budaya dan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, kata Yaeru bisa dibilang merupakan hasil dari tren digital serta gaya komunikasi baru yang kini mudah menyebar di media sosial.

Dari sudut pandang lain, kata Yareu lebih sebagai bahasa gaul. Kata ini bahkan disebut sebagai onomatope atau kata mimetik, yang hanya menirukan bunyi atau ekspresi tanpa makna yang jelas.

Di kalangan remaja Korea, Yareu sering digunakan untuk mengekspresikan kekaguman, rasa kaget, atau sekadar menggambarkan suasana hati. Maka, dalam video mukbang, kata ini menjadi cara yang santai untuk menyampaikan betapa enaknya makanan yang disantap.

Dari situ, istilah Yareu dengan cepat menyebar di kalangan penontonnya hingga akhirnya menjalar ke seluruh remaja di Korea Selatan. Kepopulerannya tidak berhenti sampai di situ; kini, Yareu juga digunakan oleh anak muda dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Hal ini terlihat dari banyaknya kreator konten yang ikut meniru gaya pengucapan ini dalam video makanan mereka. Walaupun tidak memiliki arti resmi, Yareu berhasil menjadi bagian dari budaya digital yang membuat interaksi di media sosial terasa lebih seru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....