Baznas Cilacap, Resmikan Fakultas Rukun Ternak di Desa Panisihan
- 14 Mei 2025 15:40 WIB
- Purwokerto
KBRN, Cilacap: Upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membantu pemerintah Kabupaten Cilacap dalam mengentaskan kemiskinan yang masih dikisaran 10,68℅ yaitu dengan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengembangan peternakan khususnya domba.
Kini terdapat 14 kelompok ternak yang sudah dibina oleh Baznas Cilacap dan 6 calon kelompok ternak yang tersebar di wilayah Kabupaten ini. Salah satunya di pondok pesantren Jabal Nur di Desa Panisihan Kecamatan Maos.
Ketua Baznas Cilacap Irvan Rahmat menjelaskan setiap kelompok ternak binaan diberi bantuan 10 ekor betina dan 1 ekor pejantan dopper.
Dari perjalanan waktu, kelompok ternak binaan sudah menghasilkan domba.
"Dalam pembinaan terhadap kelompok ternak, Baznas Cilacap terus mendampinginya dan kini mereka diberi pelatihan ternak domba dengan mendirikan Fakultas Rukun Ternak.
Pelatihan ternak domba dan Fakultas Rukun Ternak itu di pusatkan di Desa Panisihan Maos.
Pelatihan dan pendirian Fakultas Rukun Ternak dimaksudkan agar kelompok ternak yang dibina tidak berhenti sampai progam pemberian bantuan ternak saja. Tapi lebih kepada program berkelanjutan.
"Fakultas ini tadinya kan hanya membuat sebuah program, kalau memberikan bantuan ternak biasanya selesainya itu gampang sekali. Harapan kita ingin yang berkelanjutan. Bagaimana caranya? Di sini kita didik. Kita didik teman-teman yang kita pilah. Jadi tidak semua rukun ternak nanti mereka itu menjadi mandiri,"terang Irvan Rahmat usai peresmian Fakultas Rukun Ternak di Desa Panisihan Maos Cilacap, Rabu (14/5/2025).
Menurut Irvan Rahmat, tidak semua kelompok ternak akan diberi pelatihan, tapi berdasarkan kesanggupan dari kelompok ternak itu sendiri.
"Misalnya, satu kelompok ternak hanya mampu mengarit, ya mereka mengarit, dan tentu rumputnya yang diberikan serta tenaga medis dan tenaga untuk membuat pakannya. Harapan kita setiap kelompok itu sudah menjadi mandiri, dan disini ada beberapa teman-teman yang bisa dilihat di pembelajarannya. Nah inilah gunanya fakultas rukun ternak ini mereka bisa belajar dan diajarkan cara memelihara domba khususnya untuk bisa tumbuh lebih baik,"ujarnya.
Untuk itu, ia berterima kasih kepada pemerintah daerah dan juga pemerintah desa yang cukup mendukung program Baznas Cilacap ini.
Irvan Rahmat juga berharap ada sinergi dengan dinas terkait agar bisa mendorong kemajuan masyarakat dalam menuju kemandirian ekonominya.
Ketua Baznas Cilacap itu juga mengungkapkan dalam menghadapi hari raya Kurban, pihaknya akan mendatangkan seribu ekor domba.
Salah satunya Baznas Cilacap mendapatkannya dari rukun ternak yang sudah ada.
Ke depannya, Baznas Cilacap juga akan mengembangkan ternak sapi dan kambing di wilayah lain Kabupaten Cilacap. Dan Desa Panisihan Maos diharapkan bisa menjadi sentra peternakan domba.
Di Panisihan ini kita buat untuk domba tadi. Nanti di tempat lain mungkin ada kambing, ada sapi, dan memang ada beberapa hewan itu tidak boleh dalam satu kawasan.
"Setahu saya itu, seperti sapi bali misalnya itu tidak bisa dia dengan domba karena memang secara karakteristik apa-apa yang ada virusnya itu bisa membuat sesak nafas di hewan yang lain. Harapan kami di Panisihan menjadi sentranya domba dan ini bisa, kalau bisa nanti orang kalau dengar Panisihan langsung teringat bahwa itu domba,"katanya.
Selain itu, ke depan tidak hanya domba, tapi juga olahannya.
"Bukan hanya domba saja, tapi berikut olahan-olahannya. Saya jadi berharap juga dari teman-teman nanti stakeholder yang lain yang ada di Cilacap mau turun tangan kembangkan ini bareng-bareng," pungkas Irvan Rahmat.
Sementara itu, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang hadir meresmikan Fakultas Rukun Ternak di Desa Panisihan Maos berharap Cilacap dapat menjadi pusat ternak nasional atau pusat daging nasional.
Hal itu menurutnya memungkinkan karena Cilacap memiliki pelabuhan dan dekat dengan negara tetangga Australia.
"Terus kemudian nanti kita dorong sekali lagi masyarakat Cilacap mau berbudidaya hewan ternak misalnya sapi, termasuk kambing yang potensial. Seperti di Karangpucung itu yang dari Australia", ujar Bupati.
Bupati Cilacap menginginkan wilayahnya jadi pusat daging, baik kambing ataupun sapi.
"Kita ingin ada kerjasama dan nanti investor akan kita dorong kerjasama dengan BUMD, lalu BUMD ini akan kita dorong kerjasama dengan bumdes atau sekarang pemerintah sedang menggalakkan koperasi merah putih atau koperasi Desa ini,"ucapnya.
Dengan adanya Fakultas Rukun Ternak di Desa Panisihan Maos, Bupati Syamsul Auliya Rachman juga berharap Maos menjadi sentra kuliner domba diawali dari Desa Panisihan Maos ini.
"Kehadiran fakultas rukun ternak ini kita berharapk menjadi sebuah embrio untuk menjadi pilot project percontohan di daerah lain bahwa dari Panisihan Maois ini nanti bisa berkembang sebuah unit usaha yang menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis di desa dan terus menjadi sentra-sentra perkembangan ekonomi melalui ternak kambing ini,"tambahnya.
Salah satu pendamping rukun ternak dari Baznas Cilacap Taufik Hidayat menyebutkan ia bertugas mendampingi kelompok ternak yang berjumlah 16 itu mulai dari pemeliharaan hingga pakan sehingga mereka benar-benar mandiri.
"Kewajiban kelompok ya itu merawat dombanya dengan baik kayak, kalau ada trouble kita turun tangan," ungkap Taufik Hidayat.
Sementara itu salah satu pekerja di Fakultas Rukun Ternak Baznas Cilacap Budi mengaku sangat terbantu dengan adanya program Baznas Cilacap itu.
Sebelumnya, ia hanya tukang parkir di pasar dengan penghasilan tidak menentu.
Dengan bekerja di Fakultas Rukun Ternak, ia dan teman-temannya berjumlah 7 orang yang tadinya orang jalanan sekarang mempunyai pekerjaan mengurus ternak domba.
"Jadi kayak orang manusia hidup bener, bisa punya pekerjaan bisa mengerti ngurusin ternak kambing di sini kurang lebih 150 ekor, kita bagi-bagi tugas, ada ngarit, ngasih pakan bikin pakan proses fermentasi pakan itu kita sama teman-teman semua. Kalau dulu kan kerjaannya nggak jelas. Kalau dulu itu kita kadang buat makan aja susah, iya enggak buat yang ke kriminal Pak kalau sekarang ya udah terjamin Pak di sini sistemnya gaji Pak, di sini kita sama temen-temen total gaji perbulan itu ya di atas UMR Cilacap,"imbuh Budi.(Spj)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....