Unsoed Modernisasi Produksi Rempah di Sumbang

  • 17 Agt 2026 06:45 WIB
  •  Purwokerto

RRI. CO.ID, Banyumas- Bukan sekadar membantu produksi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendorong Kelompok Tani Rempah Bantheng, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, naik kelas melalui penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis teknologi dan keahlian yang telah berlangsung sejak Juni 2026. Program ini merupakan bagian dari hibah PkM Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek.

Dukungan konkret diberikan dengan menyerahkan dua unit mesin produksi kepada Kelompok Tani Rempah Bantheng pada Sabtu (15/8/2026). Dua mesin tersebut yakni mesin pembuat jahe instan dan mesin grinder penggiling sekaligus penyaring rempah. Mesin pembuat jahe instan dirancang mempercepat proses pengolahan serta kristalisasi ekstrak jahe secara lebih konsisten.

Sementara mesin grinder membantu menghasilkan bahan baku rempah dengan tingkat kehalusan dan kebersihan yang lebih terstandar.

Ketua tim PkM Unsoed, Ir. Nofiyati, S.Kom., M.Kom., bersama Nur Wijayanti, S.TP., M.P., apt. Masita Wulandari Suryoputri, M.Sc., dan Achmad Wildan, S.TP., M.Si., memberikan pendampingan secara multidisiplin.

Pendampingan tidak hanya menyasar proses produksi, tetapi juga mencakup inovasi produk, pengemasan, branding, hingga strategi pemasaran digital.

Sebelum mendapat intervensi teknologi, Kelompok Tani Rempah Bantheng masih mengandalkan peralatan konvensional untuk memproduksi teh rempah, jahe instan, dan wedhang uwuh.Proses pengolahan diharapkan menjadi lebih efisien sekaligus membuka peluang pengembangan produk baru. Salah satunya melalui inovasi permen gummy berbahan rempah.

Ketua Kelompok Tani Rempah Bantheng, Dasilah, mengapresiasi pendampingan dan dukungan yang diberikan Unsoed bersama Kemendiktisaintek.

"Kami sangat berterima kasih kepada tim Unsoed dan Kemendiktisaintek. Kehadiran mesin penggiling, pengolah jahe instan, hingga pelatihan kemasan dan gummy rempah ini meningkatkan semangat kelompok untuk mengembangkan usaha Wedhang Banteng agar makin dikenal luas," ujar Dasilah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....