Hidup Sehat dengan Herbal: Kembali ke Alam untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik

  • 20 Jul 2026 11:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat terus meningkat. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan produk herbal sebagai pendamping pola hidup sehat. Selain kaya manfaat, produk herbal juga menjadi peluang besar bagi UMKM untuk terus berkembang melalui inovasi dan kualitas produk.

Tema tersebut yang akan dibahas dalam dialog UMKM Bicara Pro 1 RRI Purwokerto bersama Hermi Prabawati, SE. Owner Griya Sehat Kobiltu. Mengulas manfaat herbal, kemudian tips memilih produk yang tepat hingga peluang usaha di bidang herbal.

Berawal dari usaha terapi tibu nabawi bekam fasdu, lalu merembet pada usaha herbal. Seiring bertambahnya permintaan pelanggan untuk tidak ketergantungan pada obat-obatan berbahan kimia.

Beliau juga menjelaskan bahwa sebelumnya melayani terapi homecare dimasa awal merintis usaha, dan pada 2019 memberanikan diri untuk membuka klinik tempat terapi di pinggir jalan. Hingga, pada saat maraknya paparan virus covid di tahun 2020 Hermi Prabawati tidak berani mengambil banyak resiko, apalagi usaha nya mengharuskan bertemu orang baru setiap hari dan memutuskan untuk menutup usahanya yang berada di pinggir jalan. Namun, beliau mengatakan masih menerima pelanggan lama karena tahu track record-nya.

Ditutupnya usaha tersebut juga memiliki berbagai pertimbangan lain, salah satunya adalah menurunnya jumlah pengunjung di masa covid, dikarenakan pada masa tersebut orang masih lebih mementingkan kebutuhan pokok seperti asupan makanan, dan melihat terapi hanya sebagai kebutuhan kedua.

Beliau juga memberikan tips untuk lebih kritis dalam membeli jamu atau produk herbal yang dijual bebas, dan cara mengetahui produk herbal yang benar-benar aman dan berkualitas.

“Jadi enggak semata-mata orang bilang konsumsi ini bagus, konsumsi ini bagus. kita juga harus cari tahu ini beneran bagus apa enggak. Lebih baik cari tahu dulu. Jadi enggak asal beli, enggak asal beli di itu di warung-warung biasanya kan dijual yang jamu itu kan kadang ada yang mengandung BKO (Bahan Kimia Obat) yang sengaja dicampurkan ke dalam produk yang diklaim herbal, sehingga konsumen merasakan efek yang cepat. Praktik ini dilarang jika tidak dicantumkan dan sering ditemukan pada produk jamu ilegal,” ungkap Hermi.

Narasumber mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap produk herbal yang mengklaim mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara instan. Konsumen dianjurkan memahami kandungan produk sebelum mengonsumsinya. Menurutnya, herbal dapat menjadi pelengkap dalam menjaga kesehatan, tetapi tidak selalu menggantikan pengobatan medis.

" Obat medis tetap diperlukan pada kondisi tertentu, seperti keadaan darurat atau kecelakaan. Herbal lebih bersifat mendukung dan proses kerjanya tidak instan," ujarnya.

Ia menambahkan, menjaga kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis produk. Pola makan seimbang, aktivitas fisik yang rutin, istirahat yang cukup, serta mengurangi konsumsi makanan olahan tetap menjadi bagian penting dalam membangun gaya hidup sehat.

Sebagai pelaku UMKM, Hermi mengatakan kualitas produk menjadi hal yang selalu dijaga. Ia mengaku lebih mengutamakan bahan baku yang dipercaya kualitasnya serta melakukan penyaringan sebelum merekomendasikan produk kepada konsumen.

Di sisi lain, ia melihat semakin banyak generasi muda yang mulai tertarik menerapkan gaya hidup sehat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengenalkan pemanfaatan herbal melalui edukasi yang benar, tanpa mengesampingkan pentingnya pola hidup sehat secara menyeluruh.

Untuk menutup dialognya Ibu Hermi Prabawati mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan hidup sehat secara bertahap. Ia menilai perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan manfaat lebih baik dibandingkan mengandalkan satu produk tertentu.

"Mulailah dengan niat untuk hidup lebih sehat, rutin berolahraga, menjaga pola makan, dan memanfaatkan herbal secara bijak sebagai pendamping. Yang terpenting adalah konsisten menjalankan pola hidup sehat," pungkasnya. (Safira)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....