Puluhan UMKM Banjarnegara Ikuti Pelatihan Pemasaran Digital

  • 10 Jun 2026 14:19 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar Pelatihan Levelling Tingkat Dasar bagi pelaku usaha mikro dan wirausaha pemula. Pelatihan berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Banjarnegara pada 8–9 Juni 2026 untuk angkatan pertama, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan pada 10–11 Juni 2026. Masing-masing angkatan diikuti 20 peserta terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Disperindagkop UKM Banjarnegara, Adi Cahyono Purwo Saputro, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberdayakan dan mengembangkan usaha mikro agar lebih siap menghadapi persaingan bisnis di era digital. "Keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh konsistensi, kemauan belajar, dan ketangguhan mental pelaku usaha," kata Adi saat membuka kegiatan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan usaha tidak selalu berjalan mulus. Karena itu, para pelaku UMKM diminta tetap optimistis dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai tantangan. "Usaha yang bertahan dan berkembang adalah usaha yang dijalankan secara konsisten. Jangan pernah berhenti belajar, baik dari pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain," ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini, antara lain social media marketing, strategi branding, personal branding, hard selling dan soft selling, public speaking, serta sesi berbagi pengalaman melalui True Story Bisnis. Praktisi digital marketing sekaligus Founder dan CEO Taggallery Agency, Triawanda Tirta Aditya, menjelaskan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pengembangan usaha. Menurut dia, pelaku UMKM perlu memahami karakteristik setiap platform digital dan menyusun konten yang sesuai dengan

tujuan pemasaran. "Semakin banyak audiens yang berhasil dijangkau, semakin besar peluang usaha untuk berkembang. Namun yang terpenting adalah membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan pelanggan," ujar Triawanda.

Sementara itu, dosen dan praktisi asal Semarang, Mulyo Budi Setiawan, membekali peserta dengan keterampilan public speaking. Kemampuan menyampaikan ide, menawarkan produk, dan membangun jejaring dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan usaha. Pelatihan diikuti pelaku usaha dari berbagai bidang, seperti konveksi, laundry, katering, fotografi, hingga industri kreatif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....