Harga Bumbu Masak Melambung Tinggi jelang Ramadan

  • 12 Feb 2026 08:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas : Menyambut bulan suci Ramadan, berbagai bahan masakan mengalami kenaikan harga. Salah satunya adalah bumbu-bumbu masakan yang menjadi salah satu item paling laris dan dipadati pelanggan di Pasar Manis Purwokerto.

Idol, pemilik toko bumbu masakan di Pasar Manis mengungkapkan penjualannya meningkat menjelang Ramadan. Hal ini disebabkan kiosnya yang mulai dipadati pelanggan untuk menyimpan stok menjelang Ramadan.

“Biasanya yang banyak beli cabai, iya, bumbu-bumbu itu, bawang putih ya banyak biasanya,” ungkap nya saat diwawancarai RRI Purwokerto, Rabu (11/2/2026).

Peningkatan penjualan ini juga berpengaruh terhadap kenaikan harga. Terlebih jika rempah-rempah dari pengepul mengalami kurang stok.

Bumbu masakan yang paling banyak mengalami kenaikan harga adalah cabai. Kenaikan harga cabai ini bisa mencapai Rp20.000 per kilo-nya dan diperkirakan terus mengalami kenaikan hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Biasanya cabai. Cabai dari ini, kemarin 60 (ribu), sekarang 80 (ribu),” ucap Idol.

Selain cabai, bumbu masakan giling juga mengalami kenaikan. Kenaikan harga bumbu masakan giling dipengaruhi pula oleh kenaikan harga rempah-rempah sebagai bahan baku bumbu masakan giling.

Dalam rangka persiapan membludaknya pesanan bumbu di bulan Ramadan, penjual bumbu masakan mulai menambah stok dari pengepul. Penambahan stok ini bisa mencapai 1-2 kilogram lebih dari stok sebelumnya.

“Biasanya 5 kilo, ya jadi 7 kilo apa 8 kilo,” ujar Idol.

Kenaikan harga bumbu masakan bukan hanya dirasakan oleh penjual saja. Pembeli juga merasakan kenaikan harga bumbu masakan menjelang bulan Ramadan ini.

Lili, pembeli bumbu masakan di Pasar Manis mengungkapkan, harga bumbu masakan yang melambung naik mendekati bulan Ramadan ini dianggap cukup memberatkan. Terutama jika harga bumbu masakan naik hingga berkali-kali lipat.

“Memberatkan lah ya, Ibu rumah tangga kan harus seirit mungkin kalau untuk apa, kebutuhan sehari-hari gitu. Kalau kenaikan ya jelas berat lah. Umpamanya kayak pemasukannya ajek gitu ya, tapi kenaikannya melonjak itu kan pasti keberatan gitu,” kata Lili.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....