Bupati Banyumas Apresiasi Skema Pembayaran Alfamart untuk UMKM

  • 28 Sep 2025 11:02 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Lima produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyumas kini resmi hadir di 25 gerai Alfamart di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. Kehadiran produk lokal ini disambut baik oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Sadewo menilai langkah Alfamart bukan hanya membuka akses pasar yang lebih luas, tetapi juga memberikan sistem pembayaran yang adil bagi pelaku usaha. Menurutnya, mekanisme pembayaran 14 hari setelah produk dipajang sangat membantu menjaga perputaran UMKM agar tetap sehat.

Mekanisme ini berbeda dengan sistem konsinyasi, yang memungkinkan pelaku UMKM baru menerima pembayaran setelah produk mereka terjual, sehingga berisiko mengganggu kelancaran arus kas.

“Yang menarik adalah sistem pembayarannya yang dilakukan dua minggu setelah barang masuk, jadi tidak menunggu produk laku. Kalau ada sisa atau expired (kedaluwarsa), nanti diretur. Ini berarti Alfamart benar-benar mengampu UMKM,” ujar Sadewo.

Baca juga: Lima Produk UMKM Banyumas Tembus Jaringan Ritel Modern

Sadewo menilai bahwa produk UMKM Banyumas pada dasarnya sudah memiliki kualitas yang baik, terutama dari segi kemasan. Namun demikian, ia berpesan kepada lima pelaku UMKM yang produknya sudah masuk ke ritel modern, untuk menjaga standar mutu agar tetap diminati konsumen

“Bertahan di pasar modern bukan hanya soal bisa masuk, tetapi bagaimana konsisten menjaga mutu dan terus berkembang,” ucap Bupati.

Adapun lima produk UMKM Banyumas yang dipasarkan di Alfamart berupa makanan ringan, yaitu sagon, keripik pisang, keripik paru, brownies tempe, dan brownies kering. Produk-produk tersebut dipajang di tempat strategis agar mudah terlihat dan menarik konsumen untuk membeli.

Baca juga: Kemendag Dorong UMKM Banyumas Naik Kelas Menuju Ekspor

"Begitu konsumen masuk, langsung meihat produk UMKM. Kami akan mendukung UMKM masuk ke modern retail, khususnya di toko kami," ucap Lilik.

Masuknya lima produk lokal ke ritel modern, diharapkan dapat memacu pelaku UMKM lainnya untuk berani mengembangkan usaha dan berinovasi agar bisa menembus pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....