Bibit Kelapa di Losari, Antara Ekonomi dan Ekologis

  • 22 Jul 2025 13:58 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas : Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pelestarian alam dan penguatan ekonomi lokal, usaha penjualan bibit kelapa menjadi salah satu solusi yang menarik. Sarif Hidayah, pemilik toko tanaman UD Karya Utama di Dusun Losari, Desa Lesmana, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, telah menjalani usaha penjualan tunas kelapa sejak tahun 2012. Ia menjual dua jenis bibit kelapa, yaitu kelapa genjah entok dengan harga Rp30.000 dan kelapa hibrida dengan harga Rp20.000 per batang.

Menurut Sarif, kelapa jenis hibrida lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi. Selain menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi, tanaman kelapa juga memiliki potensi besar untuk digunakan dalam program konservasi lingkungan. Akar kelapa yang menjalar dinilai mampu membantu mencegah longsor, terutama di kawasan perbukitan.

“Kalau kelapa ditanam di dataran tinggi itu bisa banget, Mas, buat mencegah longsor. Akarnya kan menjalar, jadi kuat untuk nahan tanah,” jelasnya pada Selasa (22/07/2025).

Meski mayoritas pembeli bibit kelapa berasal dari kalangan petani yang membudidayakannya untuk produksi buah, Sarif mengungkapkan bahwa ada juga pembeli dari proyek-proyek pemerintah yang memanfaatkannya untuk penghijauan dan konservasi alam. Selain manfaat ekologis, kelapa juga memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bisa buat santan, batangnya bisa jadi gelugu buat bangunan, bahkan lidi kelapanya juga bisa dimanfaatkan buat sapu,” ujarnya.

Usaha bibit kelapa seperti yang dijalankan Sarif membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya konservasi, permintaan bibit kelapa diprediksi akan terus tumbuh, baik untuk kebutuhan produksi maupun untuk menjaga kelestarian alam.(Denis Hendriyawan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....