Harga Cabai Melambung, Petani di Banjarnegara Jaga Kebun Tiap Malam
- 07 Sep 2026 12:28 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara – Harga cabai yang terus menanjak membuat petani di Kabupaten Banjarnegara, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pencurian.Para petani cabai yang tergabung dalam Kelompok Tani Nandurasa di Desa Majalengka, Kecamatan Bawang, bahkan rutin melakukan patroli kebun pada malam hari.
Berbekal senter, mereka berkeliling memeriksa tanaman cabai sekaligus mengawasi kondisi di sekitar perkebunan.Patroli dilakukan karena tanaman cabai mulai memasuki masa panen. Kondisi tersebut membuat petani khawatir hasil panen mereka menjadi sasaran pencurian, terlebih harga cabai saat ini sedang tinggi.
Salah seorang petani cabai, Sakur, mengatakan harga cabai di tingkat petani kini mencapai Rp 50.000 per kilogram. Harga tersebut naik dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 30.000 per kilogram."Harga sekarang sekitar Rp 50.000 per kilogram. Sebelumnya sekitar Rp 30.000," kata Sakur.'
Menurut dia, harga cabai masih berpotensi kembali naik apabila stok di pasaran terus berkurang.Petani bahkan memperkirakan harga cabai dapat menembus Rp 80.000 per kilogram.
Kondisi itu membuat para petani tidak hanya fokus merawat tanaman, tetapi juga harus memastikan kebun tetap aman."Tanaman sudah mulai masuk masa panen. Walaupun masih awal, hasilnya mulai banyak. Karena harga naik, kami khawatir terjadi pencurian, sehingga setiap malam harus dijaga," ujar Sakur.
Selain mengantisipasi pencurian, patroli malam juga dimanfaatkan petani untuk memantau kondisi tanaman di tengah musim kemarau.Keterbatasan air membuat petani harus lebih intensif melakukan penyiraman agar tanaman cabai tetap tumbuh dan menghasilkan buah dengan baik.
Petani lainnya, Saefuloh, mengatakan perawatan tanaman juga dilakukan dengan penyemprotan untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit."Selain patroli, kami juga melakukan penyiraman dan penyemprotan untuk mengantisipasi hama dan penyakit," kata Saefuloh.
Sejumlah hama yang diwaspadai petani antara lain trips, tungau, dan kutu kebul. Serangan hama tersebut dapat merusak tanaman sekaligus menurunkan kualitas buah cabai.Di tengah pasokan cabai yang menipis akibat musim kemarau dan permintaan pasar yang terus meningkat, petani berharap hasil panen tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....