BI Gelar KKS XBanyumas DigiFest 2026, Dorong Ekonomi Digital - UMKM Ramah Lingkungan
- 12 Jun 2026 15:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto kembali menghadirkan Karya Kreatif Serayu (KKS) X Banyumas DigiFest 2026. Acara ini merupakan ajang tahunan yang dirancang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, digitalisasi, pariwisata, hingga ekonomi hijau di wilayah Banyumas Raya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, mengatakan kegiatan yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraan ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan ekonomi lokal agar terus tumbuh melalui kolaborasi lintas sektor.
“KKS X Banyumas DigiFest ini tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar terus berakselerasi, melalui pengembangan UMKM, pariwisata, ekonomi digital, hingga ekonomi hijau,” ujarnya saat siaran di Pro 2 RRI Purwokerto Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, peran Bank Indonesia saat ini tidak hanya berkutat pada pengelolaan uang dan rupiah, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk generasi muda. Bahkan, salah satu bentuk nyata transformasi tersebut ialah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang kini semakin masif digunakan di Banyumas Raya.
Tidak hanya sistem pembayaran digital, BI Purwokerto juga aktif mengembangkan sektor UMKM lokal. Termasuk komoditas kopi Banyumas yang telah menembus pasar internasional seperti Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan sejumlah negara lainnya.
“BI juga mengembangkan UMKM kopi untuk ekspor. Kopi Banyumas sudah kita bawa ke beberapa negara,” kata Christoveny.
Selain itu, Bank Indonesia juga turut mendukung program pengembangan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan melalui komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang merah, serta penguatan sektor wastra atau kain batik khas Banyumas. Berbeda dari tahun sebelumnya, KKS Ex-Banyumas DigiFest 2026 menghadirkan sejumlah inovasi baru yang lebih dekat dengan kalangan muda.
Salah satunya adalah kompetisi barista, sebagai bagian dari penguatan industri kopi lokal sekaligus membuka ruang kreativitas generasi muda. Tidak hanya itu, konsep green economy atau ekonomi hijau juga menjadi perhatian utama tahun ini.
Christoveny menyatakan bahwa BI Purwokerto menghadirkan berbagai aktivitas bertema lingkungan, seperti green corner dan lomba eco print bagi anak-anak untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. “Kita ingin produk UMKM tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga tetap ramah lingkungan agar bumi tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ucapnya.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Christoveny menilai digitalisasi menjadi kunci penting bagi anak muda, terutama dalam mengembangkan usaha. Sebab, generasi muda saat ini cenderung menginginkan sesuatu yang cepat, efektif, dan efisien, sehingga adaptasi terhadap teknologi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.
“Digitalisasi itu tidak hanya soal pembayaran, tapi juga pemasaran, produksi, pendidikan hingga kesehatan. Kalau tidak mengikuti digitalisasi, tentu bisa tertinggal,” katanya, menjelaskan.
Meski demikian, tantangan utama pengembangan UMKM di Banyumas menurutnya bukan semata persoalan modal atau pemasaran, melainkan komitmen dan sinergi antar pemangku kepentingan. Untuk itu, BI Purwokerto menggandeng pemerintah daerah, perguruan tinggi, asosiasi, komunitas, dunia usaha hingga sektor perbankan untuk memperkuat inovasi daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan Hackathon, kompetisi inovasi digital yang melibatkan mahasiswa dan kalangan kampus. Tahun ini, lebih dari 50 ide inovasi telah masuk dan akan difasilitasi untuk dipresentasikan dalam rangkaian KKS Ex-Banyumas DigiFest 2026.
BI Purwokerto juga akan meluncurkan penggunaan QRIS di 14 pasar tradisional se-Banyumas Raya, memperkuat transformasi pembayaran non-tunai hingga ke level pedagang pasar. “Sekarang bukan hanya pusat perbelanjaan modern, pedagang kaki lima dan pasar tradisional pun sudah mulai menggunakan QRIS,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....