Kunci Kesejahteraan ASN melalui Manajemen Keuangan Syariah

  • 30 Mar 2026 13:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan hidup yang terus berkembang, kemampuan pengelolaan keuangan keluarga menjadi salah satu keterampilan yang penting bagi ASN. Pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berdampak pada stabilitas ekonomi keluarga, tetapi juga turut mendukung ketenangan dalam bekerja, dan peningkatan kinerja profesional.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia BKN kembali hadir menggelar sharing session ke-45 yang bekerja sama dengan Penerbit Raja Gravindo menjawab isu tersebut dengan topik pembahasan “Manajemen Keuangan Keluarga ASN Berbasis Syariah untuk Kesejahteraan Berkelanjutan”.

Dihadiri oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai peserta dan Dr. Setiawan Budi Utomo selaku narasumber pada sharing session kali ini.Dr. Setiawan Budi menyampaikan bahwa kesejahteraan tidak selalu identik dengan besar kecilnya penghasilan.

Banyak orang yang berpenghasilan tetap, bahkan tinggi tetapi hidupnya penuh kecemasan. Sementara itu, kesejahteraan mencakup kecukupan ekonomi, ketenangan batin atau psikologis, keamanan masa depan, dan keharmonisan keluarga. Tentunya, dalam hal ini manajemen keuangan sangat diperlukan untuk mencapai itu semua.

Ia juga menuturkan bahwa terdapat nilai ASN dalam pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, yaitu BerAKHLAK. “Kita harus kelola dengan nilai BerAKHLAK-nya prinsip syariah, yaitu kepanjangan dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ujarnya.

Sementara itu, landasan nilai syariah sebagai dasar manajemen keuangan keluarga di antaranya adalah halal dan thayyib, larangan israf dan tabdzir (boros dan mubazir), keseimbangan antara konsumsi, tabungan, dan investasi, keadilan dalam pembiayaan, serta tanggung jawab sosial (zakat, infak, dan sedekah).

Dengan demikian, pengelolaan keuangan keluarga ASN yang baik tidak ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan, tetapi oleh cara mengelolanya secara bijak dan terencana. Penerapan prinsip syariah dan nilai BerAKHLAK menjadi landasan penting dalam mencapai kesejahteraan yang menyeluruh. Dengan manajemen keuangan yang tepat, keseimbangan ekonomi, ketenangan batin, dan keharmonisan keluarga dapat terwujud. (Helmalia)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....