Pertengahan Puasa, Penukaran Uang Tembus Rp1,6 Triliun
- 04 Mar 2026 07:42 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Hingga pertengahan Ramadan 2026, realisasi penukaran uang baru di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto telah mencapai Rp1,6 triliun. Nominal tersebut didominasi pecahan kecil mulai dari Rp2 ribu hingga Rp50 ribu yang paling banyak diburu masyarakat untuk kebutuhan Lebaran.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny Selasa ( 3/3/2026) petang mengatakan ,pada momentum Ramadan tahun ini pihaknya menyiapkan total Rp3,5 triliun untuk layanan penukaran uang.
“Untuk layanan penukaran uang tahun 2026 pada momentum Ramadan yang kita sebut Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi), tahun ini jumlahnya lebih besar dibanding 2025. Nominalnya sampai Rp3,5 triliun dan mencakup empat kabupaten, yakni Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga. Bahkan kita juga menjangkau daerah 3T seperti Kampung Laut,” ujarnya.
Christoveny menjelaskan, tingginya minat masyarakat terlihat dari kuota penukaran yang dibuka secara daring melalui aplikasi PINTAR yang telah terpenuhi. Sistem tersebut diterapkan agar distribusi penukaran lebih merata dan tertib.
Untuk memperluas layanan, BI Purwokerto menggandeng perbankan dengan membuka lebih dari 50 titik loket penukaran. Selain itu, penukaran juga dilakukan di 40 titik strategis di wilayah eks Karesidenan Banyumas.
“Selain loket perbankan, kami juga membuka layanan di tempat-tempat strategis seperti masjid, mal pelayanan publik, hingga GOR. Besok, 5 Ramadan, kami buka layanan di GOR Satria dengan kuota lebih dari seribu paket penukaran,” jelasnya.
Tak hanya itu, layanan juga menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan tepi sungai melalui skema jemput bola, termasuk di Kampung Laut, Cilacap.
Menurut Christoveny, antusiasme masyarakat dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal itu dinilai sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Antusiasnya luar biasa. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, permintaan penukaran uang pecahan kecil juga terus meningkat,” katanya.
Bank Indonesia berharap layanan penukaran uang pada Ramadan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan uang layak edar menjelang Idulfitri.