Harga Cabai di Pasar Gombong Naik, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
- 05 Okt 2026 13:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Gombong, Kabupaten Kebumen, mengalami kenaikan dalam hampir dua pekan terakhir. Kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai keriting dan cabai rawit merah yang kini mencapai Rp65.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Gombong Tri Mulyani, mengatakan harga cabai keriting sebelumnya berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Kini harganya naik menjadi Rp65.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah juga dijual dengan harga sekitar Rp65.000 per kilogram. Adapun cabai hijau saat ini berada di kisaran Rp20.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp10.000 per kilogram.
“Ya pusing, jualannya susah. Jadinya tidak begitu banyak,” kata Tri Mulyani, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, kenaikan harga tersebut telah berlangsung hampir setengah bulan. Kondisi itu turut berdampak terhadap jumlah pembeli yang datang ke pasar.
Tri mengatakan, pembeli biasanya lebih ramai menjelang momentum Lebaran. Di luar momentum tersebut, kondisi pasar cenderung lebih sepi karena masyarakat mengurangi pembelian cabai.
Ia berharap harga cabai dapat kembali stabil sehingga tidak memberatkan pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.
“Harapannya ke depan bisa stabil saja harganya, agar kita yang menjual enak, yang membeli juga enak,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli Poniyem, mengatakan dirinya membeli cabai sesuai kebutuhan, biasanya satu minggu sekali atau bahkan dua minggu sekali.
Ia mengaku tetap membeli cabai meskipun harganya mengalami kenaikan karena cabai menjadi salah satu kebutuhan untuk memasak sehari-hari.
“Namanya pembeli ya harus nurut. Kalau tidak nurut, kita nanti tidak bisa menanam sendiri, jadi kemungkinan ya nurut harganya,” katanya.
Poniyem mengaku lebih sering membeli cabai rawit dan cabai keriting. Sementara itu, cabai hijau jarang digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah agar harga cabai kembali turun dan stabil sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami mohon kepada pemerintah, mudah-mudahan siapa saja pejabat di sana bisa menurunkan harga, bisa stabil, supaya masyarakat bisa mendapatkan kebahagiaan,” ujarnya. (Tia Anggraeni)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....