Vikram Sinha Kembali Pimpin Indosat

  • 30 Sep 2026 11:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas- PT Indosat Tbk memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur dan CEO Vikram Sinha. Keputusan tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang digelar Selasa (29/9/2026).

Perpanjangan masa jabatan ini menjadi bagian dari langkah Indosat,menjaga kesinambungan agenda transformasi perusahaan. Terutama dalam pengembangan ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia.

Selain memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur dan CEO, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Komisaris Indosat Seppalga Ahmad mengundurkan diri dari jabatannya, dan pengunduran tersebut telah diterima serta disetujui dalam RUPSLB.

Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan keberlanjutan kepemimpinan tersebut akan memperkuat langkah perseroan memasuki fase berikutnya.Sehingga Indosat akan memperluas implementasi strategi AI North Star.

Strategi lainnya Indosat juga memperkuat kecintaan pelanggan atau Customer Love, sekaligus membangun masa depan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Indosat juga tengah memperkuat infrastruktur pendukung AI.

Salah satunya melalui Zankore dengan kontrak jangka panjang berkapasitas 200 megawatt, serta RAIA Grid yang didukung jaringan fiber sepanjang 86 ribu kilometer. Kedua infrastruktur tersebut menjadi bagian dari pengembangan AI Factory dan ekosistem AI Indosat, yang diarahkan bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas teknologi, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.

Di sisi sumber daya manusia, Indosat menargetkan pemberdayaan hingga dua juta talenta digital pada 2030. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat riset, inovasi, serta keterampilan digital.

“ Indosat juga mengembangkan teknologi AI yang lebih efisien dan bertanggung jawab. Salah satunya melalui uji coba AI-RAN yang dirancang mampu menekan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional,” kata Reski Damayanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....