SELARAS 2026 Catat Transaksi Rp1,29 Miliar
- 07 Sep 2026 07:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas- Semarak Festival Ekonomi Syariah Eks Karesidenan Banyumas (SELARAS) dan Festival Literasi 2026. Berhasil mencatat transaksi penjualan mencapai Rp1,29 miliar selama rangkaian kegiatan pada 4–6 September 2026.
Selain transaksi penjualan, kegiatan yang digelar Bank Indonesia Purwokerto tersebut, juga menghasilkan potensi pembiayaan melalui business matching sebesar Rp740 juta dan potensi transaksi ekspor senilai Rp653 juta. Rangkaian kegiatan secara resmi ditutup Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Mahdi Abdillah Minggu (6/9/2026), di Area Parkir Kolam Retensi, Kawasan Menara Teratai Purwokerto.
Capaian tersebut menunjukkan SELARAS tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus memperoleh akses pembiayaan. Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Selama pelaksanaan kegiatan, termasuk pre-event, jumlah pengunjung dan partisipan mencapai sekitar 5.900 orang.
Mereka mengikuti beragam agenda, mulai dari pameran UMKM, talkshow, tabligh akbar, bedah buku, modest fashion, Islamic parenting, lomba edukatif, hingga berbagai kegiatan literasi dan ekonomi syariah.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Mahdi Abdillah mengatakan, SELARAS 2026 merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan ekonomi syariah melalui tiga pilar utama.Ketiganya meliputi penguatan halal value chain, pengembangan keuangan dan sosial syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah.
“Berbagai program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk semakin memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Banyumas Raya,” kata Mahdi.
Penguatan ekosistem halal antara lain dilakukan melalui peluncuran Zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat) di Z-Corner Alun-Alun Banyumas dan Kampus UIN Saizu Purwokerto. Selain itu, dilakukan fasilitasi sertifikasi Rumah Potong Hewan (RPH), Rumah Potong Unggas (RPU), serta penguatan kapasitas penyelia halal.
Di sisi hilir, Sharia Fair menghadirkan 75 UMKM halal dari sektor makanan dan minuman, wastra, serta kriya. Promosi produk UMKM juga diperluas melalui sinergi dengan berbagai kegiatan di Banyumas Raya, seperti Pasar Ramadhan UMP, Cilacap Expo, Festival Gunung Slamet di Purbalingga, hingga Dieng Culture Festival di Banjarnegara.
SELARAS tahun ini juga disinergikan dengan Festival Literasi 2026. Sejumlah agenda digelar, antara lain Sharia Education, Sharia Forum, Piwulang Explore, Pojok Edukasi Kebanksentralan dan Ekonomi Syariah, serta Bazaar Buku “Jelajah Literasi”.
Sementara itu, Hub Layanan Publik memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari konsultasi sertifikasi halal, informasi dan akses pembiayaan keuangan syariah, layanan pembayaran pajak daerah, hingga informasi keuangan.
Dari layanan tersebut, lebih dari 30 UMKM menyatakan komitmen untuk mengurus sertifikasi halal. Sejumlah pelaku usaha juga menyatakan kesediaannya mengikuti pelatihan penyelia halal. Pada aspek keuangan dan sosial syariah, SELARAS turut menghadirkan layanan ZISWAF sekaligus penghimpunan donasi untuk ZISWAF produktif, kegiatan kemanusiaan, penanganan bencana, serta penyediaan sumur bor untuk menghadapi kondisi darurat kekeringan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas Ir. Junaidi, M.T., mengatakan kegiatan seperti SELARAS memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dapat memperluas aktivitas ekonomi sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM.
“Kolaborasi ini mampu memperluas aktivitas ekonomi, membuka akses pasar bagi UMKM, serta mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang telah dimiliki Banyumas Raya,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....