Batik sebagai Produk Unggulan Industri Kreatif: Peluang Emas Buat Anak Muda & UMKM

  • 25 Jun 2026 08:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Potensi batik dalam industri kreatif sangat besar karena dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah. Tidak hanya sebatas busana, batik kini hadir dalam bentuk aksesori, kerajinan, interior rumah, hingga produk modern seperti sepatu, tas, dan desain digital.

Dalam siaran Mozaik Indonesia Pro 1 RRI Purwokerto, Eka Mulyono sebagai pengusaha batik Dwi Putro Purbalingga menyampaikan bahwa Batik Indonesia mempunyai keunggulan besar karena sejak 2 Oktober 2009, sudah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya. Hal ini membuktikan bahwa batik diakui dunia sebagai bagian penting dari identitas budaya kita. Lebih dari sekadar kain, batik adalah wujud ekspresi seni, filosofi, dan identitas bangsa yang lahir dari kreativitas masyarakat Nusantara.

Upaya menjadikan batik sebagai produk unggulan industri kreatif, diperlukan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Strategi pemasaran batik yang dilakukan tidak hanya melalui pameran secara langsung, tetapi juga dengan memanfaatkan platform digital dan marketplace online.

“Untuk strategi pemasaran, saya tidak hanya mengandalkan pameran-pameran saja, tetapi juga memanfaatkan media digital dan market online. Alhamdulillah, saya sudah memiliki toko di Shopee dan TikTok untuk memasarkan batik. Selain itu, saya juga aktif menggunakan YouTube, kadang melakukan live streaming saat proses produksi batik berlangsung. Cara ini saya lakukan agar konsumen, khususnya yang berada di luar daerah, bisa melihat langsung proses pembuatan sekaligus lebih percaya dengan kualitas batik yang saya hasilkan,” ungkap Eka Mulyono.

Namun, di balik strategi tersebut, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah menjaga keaslian batik dari ancaman produk tiruan atau batik printing massal yang seringkali merugikan pengrajin tradisional. Selain itu, regenerasi pengrajin muda juga menjadi hal penting agar keterampilan membatik tidak hilang ditelan zaman. Dukungan pemerintah, komunitas, serta kolaborasi dengan pelaku industri kreatif modern sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan batik sebagai produk unggulan.

Dengan kekayaan motif, nilai historis, serta daya adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan zaman, batik memiliki peluang besar untuk terus menjadi primadona industri kreatif Indonesia. Menggali potensi batik bukan hanya soal melestarikan budaya, tetapi juga strategi cerdas dalam meningkatkan daya saing bangsa di kancah global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....