Dari Hobi Fashion Menjadi Peluang Bisnis Menjanjikan

  • 17 Apr 2026 10:24 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Fashion merupakan salah satu bidang kreatif yang terus berkembang dan memiliki potensi ekonomi yang besar. Tidak hanya berkaitan dengan gaya berpakaian, dunia fashion juga menjadi bagian dari industri kreatif yang membuka peluang usaha, khususnya bagi generasi muda yang memiliki minat dan kreativitas di dalamnya.

Founder DK Fashion, Dwi Kristanto dalam dialog Young Entrepreneur Pro 2 RRI Purwokerto, menyampaikan bahwa ketertarikan terhadap fashion sudah dimulai sejak dini dan dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Dari kebiasaan sederhana dalam berpenampilan, muncul ketertarikan yang kemudian berkembang menjadi keseriusan untuk menekuni bidang fashion sebagai jalan karier sekaligus peluang usaha.

Perjalanan membangun bisnis fashion, menurutnya, tidak selalu berjalan mulus. Ia pernah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kendala produksi, masalah kepercayaan dengan pihak lain, hingga dinamika pasar yang berubah-ubah. Pengalaman tersebut justru menjadi proses pembelajaran penting untuk lebih memahami aspek teknis maupun manajerial dalam bisnis.

Dalam mengembangkan usahanya, Dwi Kristanto menekankan pentingnya inovasi dan identitas produk. Setiap desain harus memiliki ciri khas agar tidak mudah tergantikan oleh produk lain, sekaligus memberikan nilai eksklusif bagi konsumen. Hal ini menjadi strategi untuk tetap bertahan di tengah persaingan industri fashion yang semakin ketat.

Selain itu, pemanfaatan media sosial juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan bisnis. Media sosial tidak hanya digunakan untuk berjualan, tetapi juga sebagai sarana membangun citra dan memperkenalkan karakter brand kepada masyarakat luas. Dengan strategi yang tepat, media sosial dapat memperkuat posisi brand di pasar.

“Untuk teman-teman yang ingin memulai bisnis fashion, yang pertama adalah suka. Kalau sudah suka dan yakin, jalani saja, nanti jalan akan terbuka,” ujar Dwi Kristanto.

Pada dasarnya, pelaku usaha harus mampu menyeimbangkan antara idealisme dan kebutuhan pasar. Mengikuti tren menjadi penting, namun tetap harus disesuaikan dengan karakter brand dan target pasar agar produk yang dihasilkan tetap relevan dan diminati. (Dwinanda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....