Limbah Kayu Jadi Berkah: Dari Sampah Menjadi Rupiah
- 27 Feb 2026 09:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kalau dipandang sebelah mata, limbah apa pun akan terlihat tidak berguna, apalagi kembali didaur ulang dan dijadikan sesuatu yang kembali bermanfaat. Dalam hal ini contohnya limbah kayu. Limbah sendiri merupakan sisa proses produksi yang tidak layak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan atau pemakaian.
Dalam dialog Jelita Pro 1 RRI Purwokerto bersama Hans Ardriant Saputra yang merupakan pemasok stik drum Banyumas, kali ini membahas tema “Peluang Usaha dari Limbah Kayu”. Dalam pembahasan ini, Hans membagikan perjalanan dirinya dalam usaha produksi stik drum di Banyumas.
Mempunyai background keluarga yang bergelut di bidang perkayuan dan mebel, Hans sendiri mulai membuat stik drum sejak duduk di bangku TK. “Jadi, awal mulanya itu pembuatan stik drum sendiri itu saya TK. Saya kan itu ada event-event kayak drum band gitu, mbak,” jelasnya.
Pada mulanya produksi stik drum tersebut menggunakan bambu, kemudian dipasarkan hanya di sekitar Banyumas yang kemudian tercium oleh daerah-daerah sekitar, seperti Purbalingga dan Cilacap hingga saat ini sampai mendunia.
Untuk saat ini, Hans sendiri dalam produksi stik drumnya menggunakan kayu dengan standar yang sudah ditentukan untuk kualitas stik drum yang bagus, tetapi tetap dari pabrik-pabrik kayu yang sifatnya limbah. “Jadi sebenarnya produk kami juga masih masuk dalam pabrik-pabrik kayu yang sifatnya limbah,” ungkapnya.
Terdapat 3 jenis harga untuk setiap stik drumnya. “Kita sebut ini satu kodinya itu sekitar Rp 40.000, satu kodinya. Satu kodinya Rp 50.000 kalau stik dewasa itu panjang. Berarti kita bisa digunain oleh anak-anak SMP mungkin kita sebut atau dewasa, ini satu kodinya itu Rp75.000 satu kodi,” jelas Hans.
Perjalanan usaha Hans tentunya merupakan sebuah motivasi dan contoh peluang usaha yang dapat menguntungkan. Selain dapat membantu lingkungan terhindar dari limbah, usaha yang dijalankan Hans pun menjadi peluang usaha bagi masyarakat sekitar. (Helmalia)