Meraup Cuan dari Makanan Tradisional
- 27 Feb 2026 08:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Usaha makanan tradisional di era modern ini bukan menjadi pilihan yang salah, ketika banyaknya jenis makanan dengan cita rasa baru, makanan tradisional tetap eksis dan menjadi ladang cuan bagi pengusahanya.
Dalam dialog Jelita Pro 1 RRI Purwokerto bersama Rositin, seorang pemilik usaha Alifia Snack yang membagikan pengalamannya dalam usaha makanan tradisional.
Ia menyampaikan bahwa pada dasarnya membuat makanan tradisional membutuhkan keahlian yang tidak semua orang bisa. Dalam hal ini pun Ros sendiri belajar dari Ibu dan kakak iparnya. Selain itu, dirinya juga melakukan kursus.
Ros sendiri memproduksi makanan tradisional berupa lemper, lapis, lumpia isi rebung, tahu isi ayam, serta makanan tradisional lainnya. Dalam hal ini, Ros juga menggunakan bahan-bahan alami dalam membuat makanan tradisional tersebut.
Pada awalnya, Ros menitipkan jajanan tradisional tersebut ke sekolah-sekolah, kemudian orderan terus bertambah di luar itu sehingga Ros sendiri tidak dapat memastikan jumlah orderan yang masuk secara pasti.
“Karena tiap hari kan kadang, misalkan hari ini pesanannya hanya 40 dus. Besok 40 dus. Terus tiba-tiba ada lagi pesanan yang 500 dus. Jadi nggak bisa kira-kira seharinya berapa," jelasnya.
Sebagai pelaku usaha, dalam hal ini Ros sangat memerhatikan kualitas dagangan dan tetap optimis saat situasi sedang sepi orderan.
Di tengah-tengah banyaknya jenis kuliner kekinian yang bermunculan, Ros memilih untuk tetap berjualan makanan tradisional, selain menjadi pemertahanan kuliner tradisional, hal ini juga tentunya menguntungkan. (Helmalia)