Harga Telur di Purwokerto Stabil Jelang Ramadhan 2026

  • 27 Jan 2026 15:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Kondisi harga talur di tingkat pedagang toko kelontong Purwokerto terpantau masih sangat stabil pada Selasa (27/1/2026). Meski bulan suci Ramadhan tinggal satu bulan lagi, belum terlihat adanya lonjakan harga yang signifikan pada komoditas telur ayam ras.

Para pedagang melaporkan bahwa harga telur saat ini justru cenderung bertahan di angka yang wajar, bahkan stok dari distributor masih sangat melimpah. Hal ini memberikan ketenangan bagi masyarakat di tengah kekhawatiran kenaikan harga musiman yang biasanya terjadi menjelang bulan Ramadhan.

"Sejauh ini sih belum ada kenaikan, harganya masih terhitung stabil. Untuk telur, sekarang harganya Rp27.000 per kilo, kalo dari distributor biasanya Rp25.500 per kilonya" ujar Rara, salah satu pemilik toko kelontong

Meskipun harga saat ini stabil, para pedagang tetap mengantisipasi adanya potensi kenaikan harga saat memasuki bulan Ramadhan nanti. Faktor meningkatnya permintaan konsumsi rumah tangga dan kebutuhan untuk acara-acara sosial biasanya menjadi pemicu utama kenaikan harga pangan.

Pihak penjual mencatat bahwa pada momen puncak seperti bulan Desember lalu, harga telur sempat menyentuh angka Rp29.000 hingga Rp32.000 per kilogram. Namun, penurunan permintaan di akhir bulan seperti saat ini membuat harga cenderung melandai.

"Kemungkinan besar naik saat Ramadhan itu sudah pasti karena kebutuhan meningkat. Namun harapan saya harganya stabil terus agar kebutuhan masyarakat tercukupi," ungkap Indra, pedagang toko kelonthong lain.

Untuk menyiasati fluktuasi harga yang tidak menentu, para pedagang menerapkan strategi manajemen stok yang berbeda-beda. Beberapa pedagang memilih mengurangi margin keuntungan agar pelanggan tetap setia, sementara yang lain justru menambah volume stok untuk mengamankan pasokan.

Di Toko milik Bapak Indra misalnya, stok telur yang disiapkan bisa mencapai 3 peti untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama beberapa hari. Dengan ketersediaan barang yang mencukupi, diharapkan iklim perdagangan bahan pangan pokok di Purwokerto tetap kondusif hingga hari raya tiba.

"Strateginya biasa saja, kadang malah stoknya ditambah karena kalau Ramadhan kebutuhan meningkat, jadi stok beras dan telur justru harus aman," tutur Indra. (DSY/Vera)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....