Rumah Batik Kembangkan Batik Lewat Pengrajin Lokal

  • 24 Nov 2025 11:59 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto : Rumah Batik Anto Jamil terus mempertahankan kualitas produksi batiknya dengan melibatkan pengrajin lokal, termasuk para santri yang turut berkarya di dalamnya. Hal ini merupakan upaya pemberdayaan yang tidak hanya menjaga tradisi membatik, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.

Astiningsih, salah seorang pengrajin batik di Rumah Batik Anto Jamil menjelaskan, pembagian tugas dilakukan secara terstruktur, mulai dari proses menggambar motif, membatik di atas kain, sampai karyawan di butik. Setiap karyawan mengerjakan bagian sesuai keahlian sehingga kualitas tetap konsisten dan hasil lebih maksimal.

"Ada bagiannya sendiri untuk yang menggambar motif jadi nanti digambar buat stok, kalau saya sebagai pembatik saja tinggal ngambil dari stok," jelasnya.

Biasanya Rumah Batik Anto Jamil juga menyediakan workshop membatik untuk para pengrajinnya. Namun saat ini, workshop tersebut sedang terhenti sementara karena sedang ada perbaikan.

Menurut Astiningsih ada kemungkinan Rumah Batik Anto Jamil juga mengembangkan variasi produk selain batik tulis dan batik cap. Kemungkinan produk yang bisa dikembangkan misalnya ecoprint yang juga memiliki nilai jual tinggi.

"Kemungkinan ada, ya, mengembangkan produk ecoprint biar lebih variatif. Jadi tidak hanya batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi," tambahnya

Dalam produksi sehari-hari, malam menjadi bahan utama yang digunakan untuk membuat motif batik. Astiningsih menjelaskan bahwa malam umumnya dibuat dari getah damar pinus yang dicampur dengan songka dan parafin sehingga menghasilkan tekstur yang sesuai untuk proses pembatikan.

Kedepannya, ia berharap minat masyarakat terhadap batik terus tumbuh, sehingga batik semakin menjadi jati diri budaya kita. Ia juga mengajak anak muda untuk terlibat dalam pelestarian batik, mulai dari mengenakannya dalam keseharian hingga mencoba mempelajari proses pembuatannya secara langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....