Indowood Expo 2025 Sugukan Ribuan Pelaku Industri Berinovasi
- 28 Jun 2025 14:11 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2025, sukses diselenggarakan sebagai salah satu kontributor pendorong pertumbuhan industri kayu nasional. Acara ini merupakan pameran industri manufaktur kayu dan woodworking perdana di Indonesia.
Setelah berlangsung selama tiga hari, Indowood Expo berperan penting sebagai sarana bagi pelaku industri kayu nasional. Tentunya, untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan dan peluang usaha, serta mendorong peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing secara kompetitif di pasar internasional.
Gelaran Indowood Expo 2025 diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), dan Pablo Publishing. Selama tiga hari pelaksanaan, pameran ini berhasil menarik 3.349 pengunjung dari 28 negara. Yang mana didominasi oleh pelaku industri mebel dan kerajinan dari berbagai wilayah di antaranya, Indonesia, Malaysia, India, Singapura, Thailand, Australia, Hongkong, Rusia, Islandia, Srilangka.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Indowood Expo 2025 sebagai langkah awal menuju peluang pasar yang strategis dan mendukung penuh industri kayu di Indonesia. Indowood Expo berfokus pada tiga pilar utama yaitu kehutanan (forestry), pertukangan kayu (woodworking), serta mesin dan teknologi (machinery).
Dengan tiga fokus itu, pameran ini menghadirkan mulai dari beragam mesin dan alat woodworking berteknologi tinggi. Hingga desain furnitur modern dan teknologi produksi terbaru yang mendukung efisiensi serta keberlanjutan industri.
Para pengunjung berkesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli, serta melihat secara langsung demonstrasi penggunaan mesin dengan teknik produksi yang canggih. Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, menegaskan bahwa Indowood Expo tidak hanya berfokus pada pencapaian transaksi bisnis, tetapi lebih pada perannya sebagai wadah edukasi dan penguatan strategi industri.
“Kita tengah berada di era kompetisi global yang menuntut kecepatan dan efisiensi. Pemahaman atas teknologi produksi mutakhir menjadi kunci membangun daya saing industri nasional. Indowood Expo kami posisikan sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi industri,” ujarnya dalam sambutan penutupan.
Abdul Sobur menambahkan Indowood Expo 2025 juga menjadi momentum penting untuk meninjau kesiapan industri dalam mengadopsi mesin dan teknologi baru, serta membuka peluang kolaborasi lintas negara. HIMKI berharap ke depan lebih banyak pelaku industri menjadikan teknologi sebagai bagian integral dari transformasi usaha mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....