Investasi Cerdas Lewat Properti
- 18 Jun 2025 09:03 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Dalam era persaingan kerja yang semakin ketat, anak muda dituntut untuk tidak hanya menggantungkan masa depannya pada peluang kerja formal, melainkan mulai mempertimbangkan untuk menciptakan peluang sendiri, salah satunya melalui dunia wirausaha dan investasi cerdas, termasuk di sektor properti. Terlebih lagi, kota-kota yang sebelumnya dianggap kurang prospektif kini mulai menunjukkan geliat pertumbuhan yang signifikan, menjadikan sektor properti sebagai ladang baru yang menjanjikan, bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai instrumen investasi jangka panjang yang dapat dimulai sejak usia muda.
Dalam dialog Young Entrepreneur Pro 2 RRI Purwokerto, Bob Hintama menjelaskan kota-kota kecil seperti Purwokerto justru menyimpan potensi besar dalam sektor properti. Meski dulu sempat dicap sebagai "kota pensiunan" karena suasananya yang sepi, kini Purwokerto telah menunjukkan perkembangan pesat dengan meningkatnya geliat ekonomi dan sosial. Perkembangan infrastruktur serta meningkatnya kebutuhan akan papan atau tempat tinggal menjadikan properti sebagai salah satu kebutuhan pokok yang tak bisa dihindari, dan justru sangat potensial untuk dijadikan lahan investasi jangka panjang.
Oleh sebab itu pasangan muda atau pengantin baru tidak perlu khawatir karena tidak mampu membeli rumah karena harga yang mahal. Pemerintah sendiri telah membuka jalan dengan menghadirkan program rumah subsidi dengan bunga tetap 5% dan tenor hingga 20 tahun. Anak muda juga haru mengerti dalam untuk memilih lokasi rumah yang strategis dan memiliki prospek pengembangan. Anak muda disarankan tidak tergiur hanya karena harga murah, tapi harus melihat akses jalan, potensi lingkungan sekitar, dan keberadaan fasilitas pendukung.
”Rumah tipe 36/60 saat ini masih dapat dijangkau dengan harga sekitar Rp166 juta hingga Rp200 jutaan. Dengan cicilan hanya sekitar Rp1 juta per bulan, jadi pasangan muda yang memiliki penghasilan gabungan UMR pun sudah bisa mulai memiliki rumah pertama.” ungkap Bob Hintama, seorang Direktur PT Bukit Mas Property.
Selain rumah, investasi juga bisa berupa tanah kosong, bangunan komersial seperti ruko, bahkan fasilitas publik seperti lapangan futsal atau padel. Prinsip utamanya adalah memiliki aset yang cenderung stabil dan mengalami kenaikan nilai dari waktu ke waktu. Bahkan dalam kasus paling buruk, nilai properti sangat jarang mengalami penurunan, kecuali pada kondisi-kondisi khusus yang sangat tidak umum.
Menurut Bob Hintama, waktu yang tepat untuk memulai investasi properti adalah secepat mungkin ketika kita memiliki penghasilan tetap. Karena dengan komitmen dan perencanaan yang matang, semua orang, termasuk anak muda dari latar belakang ekonomi sederhana sekalipun, memiliki peluang untuk sukses dalam dunia properti, selama mereka mampu menetapkan prioritas, menyisihkan pendapatan, dan memiliki keberanian untuk melangkah. (Fikri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....