Trading untuk Investasi: Panduan bagi Pemula

  • 13 Feb 2025 08:32 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Trading adalah aktivitas jual beli aset keuangan seperti saham, forex, atau kripto dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan memperoleh keuntungan. Berbeda dengan investasi jangka panjang yang mengandalkan pertumbuhan nilai aset selama bertahun-tahun, trading lebih fokus pada memanfaatkan fluktuasi harga dalam waktu yang lebih singkat. Meskipun sering dianggap berisiko tinggi, trading juga bisa menjadi bagian dari strategi investasi jika dilakukan dengan perencanaan matang dan pengelolaan risiko yang baik. Dalam Podcast Tematiknya, RRI Purwokerto menghadirkan dua trader yang cukup berpengalaman untuk berbagi ilmu mengenai hal ini.

“Terdapat beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan agar dapat menghindari kesalahan fatal bagi pemula yang ingin memulai trading. Salah satu hal utama adalah mengontrol emosi. Banyak trader pemula tergiur dengan keuntungan besar dan langsung mengambil risiko tinggi tanpa memahami mekanisme pasar dengan baik”, ungkap Rio Puji Rahmawan, S.Pd, seorang trader.

“Kesabaran dan disiplin sangat diperlukan agar tidak terjebak dalam keputusan impulsif yang bisa berujung pada kerugian besar. Selain itu, mencari referensi dari sumber terpercaya juga menjadi langkah penting. Informasi yang akurat dari ahli atau platform kredibel akan membantu pemahaman yang lebih baik mengenai analisis teknikal dan fundamental. Tidak kalah penting, pemula disarankan untuk memiliki mentor atau pembimbing yang sudah berpengalaman, baik itu teman yang sudah lama berkecimpung di dunia trading atau profesional yang dapat memberikan arahan yang lebih jelas”, kata Nova Annuristian, S.Kom, seorang trader.

Dalam dunia trading, terdapat beberapa metode yang bisa digunakan sesuai dengan preferensi masing-masing trader. Scalping adalah strategi jangka pendek yang mengharuskan trader memantau grafik harga secara rutin setiap hari untuk mengambil keuntungan dalam hitungan menit atau jam. Intraday trading dilakukan dalam satu hari, di mana posisi dibuka dan ditutup pada hari yang sama, sedangkan swing trading lebih berfokus pada memanfaatkan momentum pasar dengan menahan posisi selama beberapa hari hingga minggu. Untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih baik, trader juga perlu memahami kalender ekonomi, yaitu alat yang memberikan informasi tentang peristiwa ekonomi global yang dapat mempengaruhi pergerakan harga di pasar.

Saat memulai trading, penting untuk menentukan jumlah modal yang sesuai dengan kemampuan finansial. Pemula sebaiknya tidak menggunakan dana kebutuhan pokok atau dana darurat untuk trading. Memulai dengan nominal kecil akan membantu memahami mekanisme pasar tanpa menghadapi risiko yang terlalu besar. Selain itu, manajemen risiko menjadi aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Beberapa strategi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan stop loss untuk membatasi kerugian, position sizing agar tidak terlalu banyak menempatkan modal dalam satu transaksi, serta diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko dari satu aset tertentu. Dengan pendekatan yang tepat dan disiplin dalam mengelola risiko, trading bisa menjadi strategi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang. (shafa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....