Trans Banyumas Angkut 1,9 Juta Penumpang Sepanjang 2025

  • 04 Jan 2026 21:44 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Trans Banyumas mencatat kenaikan jumlah penumpang sepanjang 2025. Hingga akhir tahun, total pengguna layanan mencapai 1.998.967 orang, meningkat sekitar 24 persen dibandingkan tahun 2024.

Berdasarkan data yang ada, jumlah penumpang Trans Banyumas pada 2025 bahkan menjadi yang tertinggi di antara kota-kota penerima program Buy The Service (BTS) dari Kementerian Perhubungan.

Banyumas mengungguli Kota Surakarta yang mencatat 1.959.425 penumpang, serta jauh melampaui kota besar lain seperti Makassar (770.436 penumpang) dan Surabaya (456.096 penumpang) pada tahun yang sama.

Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng Martha Marsikun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Trans Banyumas. Ia menilai, peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap terhadap layanan transportasi massal yang disediakan pemerintah.

Baca juga: Launching Koridor 4, Trans Banyumas Akhirnya ke Banyumas

“Kami berterima kasih kepada warga Kabupaten Banyumas yang sudah menggunakan fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, hingga mencapai hampir dua juta penumpang di tahun 2025,” kata Ipoeng kepada RRI, Minggu (4/1/2026).

Koridor 4

Sementara itu, setelah resmi beroperasi per 1 Januari 2026, Koridor 4 Trans Banyumas, yang melayani rute Terminal Bulupitu-Terminal Kejawar RSUD Banyumas, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pada hari pertama operasional, jumlah penumpang mencapai 1.480 orang dengan load factor 95-98 persen, jauh melampaui perkiraan awal.

Ipoeng menyampaikan, pembukaan Koridor 4 ini untuk menjawab kebutuhan transposrasi masyarakat Banyumas bagian selatan yang selama ini dinilainya belum terlayani optimal. Koridor ini dilayani oleh sembilan bus, dengan tarif Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 khusus pelajar/mahasiswa, peyandang disabilitas, dan lansia.

Baca juga: Tahun Baru, Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi

“Hasil survei kami memprediksi load factor-nya sekitar 80 persen, tetapi ternyata di luar dugaan. Terima kasih kepada warga Banyumas bagian selatan atau Kecamatan Banyumas dan sekitarnya yang sudah menikmati atau terus menikmati fasilitas yang ada,” tutur Ipoeng.

Pembayaran nontunai

Layanan Trans Banyumas sepenuhnya menerapkan sistem pembayaran cashless atau nontunai. Ipoeng merinci, sepanjang 2025, kartu uang elektronik (e-Money/e-Toll) masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan total 1.612.053 transaksi. Sementara itu, penggunaan QRIS mencatatkan 386.914 transaksi.

“QRIS konvensional sebanyak 331.290 transaksi, QRIS CPM 53.749 transaksi, dan QRIS Tap 1.876 transaksi,” ujar Ipoeng.

Baca juga: Nataru, Keberangkatan Penumpang di Terminal Bulupitu Purwokerto Meningkat

Ipoeng menambahkan, pengguna kartu uang elektronik memperoleh fasilitas integrasi gratis selama 90 menit, serta tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, penyandang disabilitas, dan lansia setelah melakukan pendaftaran.

“Untuk mendapatkan tarif khusus, silakan mendaftar dengan membawa KTP, Kartu Pelajar, atau KK ke kantor Trans Banyumas, Dinas Perhubungan, atau titik start point seperti Terminal Bulupitu dan Notog,” ucap Ipoeng. (FR).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....