UMP Raih Penghargaan sebagai Kampus Wisata

  • 24 Des 2025 10:56 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menerima Piagam Penghargaan sebagai Kampus Wisata Pertama di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Gabungan Paguyuban Travel Agent Nusantara (Gapatara).

Penghargaan ini mencerminkan terobosan UMP dalam menghadirkan konsep kampus yang tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai destinasi wisata edukatif yang memadukan unsur budaya, kreativitas mahasiswa, serta penguatan ekonomi lokal.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai mitra eksternal dalam membangun kampus yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat.

Baca juga: CRM Award VI, UMP Terima Penghargaan PTMA Peduli

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa UMP terus berinovasi dan menghadirkan konsep pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kampus wisata bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata keterbukaan kampus sebagai ruang edukasi, budaya, dan interaksi sosial,” ujar Prof. Dr. Jebul Suroso pada Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan, pengembangan konsep tourism campus sejalan dengan visi UMP untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Berbagai kegiatan publik, mulai dari festival budaya, agenda kreatif mahasiswa, hingga program edukasi terbuka, dihadirkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan menarik.

“Kampus harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Dengan konsep kampus wisata, UMP berkontribusi dalam promosi Banyumas sebagai destinasi pendidikan dan pariwisata,” tuturnya.

Baca juga: UMP Siapkan Beasiswa Khusus bagi Pengurus OSIS

Melalui penghargaan ini, UMP semakin mengukuhkan perannya sebagai perguruan tinggi unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada inovasi, kreativitas, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....