Dosen UMP Raih Nominasi Terbaik Abdidaya Ormawa 2025
- 15 Des 2025 21:52 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Ns. Jumiati Riskiyani Dwi Nandia, M.Kep., Sp.Kep.M., berhasil meraih Nominasi Terbaik 4 pada kategori Dosen Pendamping dengan Pemahaman Pemberdayaan Masyarakat Terbaik dalam ajang Abdidaya Ormawa Tahun 2025. Kegiatan nasional tersebut diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 4–6 Desember 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan peran aktifnya dalam mendampingi tim mahasiswa Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (HMPSIK).
Tim mahasiswa mengusung program bertajuk “GERMASPIKUR: Gerakan Masyarakat Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif melalui Kezikolenik Guna Mewujudkan Desa Sehat Limpakuwus.” Program tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan pendekatan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh dengan memperhatikan kebutuhan serta potensi lokal desa.
Ns. Jumiati menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses pendampingan yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan. Pendampingan dimulai sejak tahap penyusunan proposal, seleksi internal universitas, hingga tahapan seleksi di tingkat Kementerian Pendidikan Tinggi. Proses tersebut tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi berlanjut hingga implementasi program secara langsung di lapangan.
Baca juga: UMP Siapkan Beasiswa Khusus untuk Pelajar Penyintas Bencana
“Setiap program dirancang berdasarkan hasil analisis kebutuhan desa, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Senin (15/12/2025).
Pada tahap persiapan, tim mahasiswa melakukan pemetaan kebutuhan desa melalui observasi kondisi sosial, kesehatan, dan lingkungan. Selain itu, kemitraan teknis dengan instansi terkait juga dibangun untuk memastikan keselarasan program dengan kebijakan pemerintah daerah.
Ia menambahkan, keberhasilan program tidak lepas dari dukungan penuh Universitas Muhammadiyah Purwokerto, khususnya Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), yang secara konsisten memberikan pendampingan sejak proses seleksi hingga pelaksanaan program di Desa Limpakuwus. Dukungan juga datang dari Ketua Program Studi Keperawatan S1 yang memberikan motivasi serta fasilitasi agar kegiatan pemberdayaan masyarakat berjalan optimal sesuai target.
“Prestasi ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan yang sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong mahasiswa agar semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat berbasis keilmuan,” ujarnya.
Baca juga: UMP Dampingi Pokdakan di Banyumas Tingkatkan Produksi Ikan
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, Dr. Ns. Umi Solikhah, M.Kep., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih tersebut. Menurutnya, dukungan terhadap pencapaian dosen merupakan bagian dari strategi penguatan keunggulan Fakultas Ilmu Kesehatan.
Ia berharap, semangat dosen dalam membimbing mahasiswa dengan sepenuh hati dapat menjadi inspirasi bagi dosen lainnya di lingkungan Fikes UMP untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pengguna lulusan.
"Harapan saya kedepan semakin banyak dosen yang berprestasi akademik dan membimbing semakin banyak mahasiswa berprestasi. Hal ini perlu ditingkatkan untuk menunjang keunggulan Fikes UMP dalam berinovasi dengan upaya-upaya yang menunjukkan kualitas mutu di lingkungan Kerja FikesUMP," jelasnya.
Prestasi yang diraih dosen dan mahasiswa Fikes UMP diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sivitas akademika fakultas lain di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, sebagai wujud komitmen UMP sebagai kampus unggul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....