Belasan Warga Terdampak Longsor di Ajibarang Banyumas Diungsikan

  • 27 Okt 2025 09:25 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas bergerak cepat menangani kejadian longsor tambang batu kapur di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Andi Risdianto menyampaikan, pihaknya telah mengungsikan 11 warga yang rumahnya rusak akibat tertimpa material longsor, berikut pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

“Kami ungsikan warga terdampak ke rumah saudara atau tetangga yang lebih aman. Tadi malam, kami juga penuhi kebutuhan dasar, seperti hygiene kit dan alas tidur. Sementara, hari ini kami akan menyusun kebutuhan dasar lainnya, seperti makanan, minuman, dan pakaian,” ujar Andi kepada RRI, Senin (27/10/2025) pagi.

Hari ini, BPBD Banyumas akan berkoordinasi dengan tim reaksi cepat (TRC) lintas sektor untuk mengkaji situasi dan kondisi di lapangan. Pihaknya juga akan melakukan penanganan lebih lanjut berupa pembersihan material longsor dari badan jalan desa.

“Kami akan mengkaji kondisi secara geologis mengenai ancaman yang masih mungkin terjadi. Kajian ini melibatkan instasi-instansi terkait, di antaranya Cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, kemudian Dinperkim, DLH, dan Dinsospermasdes Banyumas,” ucap Andi.

Longsor setelah hujan

Andi Risdianto menginformasikan bahwa bencana longsor di Darmakradenan terjadi pada Minggu (26/10/2025) sore sekitar pukul 17.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan sejak siang. Longsoran tersebut berasal dari gunung kapur setinggi 50 meter, yang diduga menjadi lokasi tambang pabrik semen.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah warga dilaporkan rusak akibat material longsor.

“Dari data kami, ini kejadian longsor pertama di wilayah tersebut. Tiga rumah dilaporkan rusak. Satu rusak berat, satu rusak sedang, satu rusak ringan,” tutur Andi.

Andi berpesan kepada masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengenali potensi bencana. Terlebih, Banyumas saat ini berstatus tanggap darurat bencana tanah longsor, banjir, dan angin kencang, mulai tanggal 24 Oktober sampai 25 November 2025. (FR).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....