Pelestari Arsip Raih Koshta Sanggraha Diajang BHW
- 14 Sep 2026 15:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Komunitas Tjilatjap History dan penulis platform Roda Sayap, Faishal Ammar, meraih penghargaan Koshta Sanggraha atas kiprah mereka dalam melestarikan arsip dan sejarah lokal. Penghargaan diberikan pada Malam Penganugerahan dan Penutupan Banjoemas History Week (BHW) 2026 di Hetero Space Purwokerto, Minggu (13/9/2026) malam.
Pegiat Tjilatjap History, Riyadh Ginanjar Widodo, mengaku terkejut sekaligus bingung menerima penghargaan tersebut. Menurutnya, kiprah komunitas di Cilacap selama ini merupakan hasil belajar dari komunitas pendahulu, Banjoemas History Heritage Community (BHHC).
"Saya sebenarnya bingung ini. Pergerakan Komunitas Tjilatjap History ini sudah didikan dari Mas Miko, founder BHHC, jadi kita sama-sama belajar untuk melestarikan sejarah lokal," kata Riyadh.
Tjilatjap History merupakan komunitas pegiat sejarah lokal berbasis di Cilacap yang fokus pada pelacakan, pendokumentasian, dan edukasi sejarah. Komunitas ini mendirikan rumah arsip pada 2014 dan mulai aktif menjalankan kegiatan literasi serta penyimpanan arsip sejarah sejak 2021.
Selain menelusuri arsip, Tjilatjap History menggelar pameran warisan budaya dan diskusi sejarah. Komunitas ini juga berupaya merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap situs-situs bersejarah di Cilacap.
Riyadh berharap penghargaan Koshta Sanggraha menjadi pintu bagi semakin banyak kolaborasi antarkomunitas dalam menjaga warisan sejarah. "Sebenarnya semua di 2026 ini sudah saatnya kita berkolaborasi, jadi semuanya bersatu untuk kemajuan bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Faishal Ammar menyebut penghargaan tersebut sebagai kado ulang tahun ke-9 Roda Sayap. Platform yang membahas sejarah perkeretaapian itu awalnya dibuat secara sederhana karena keresahannya terhadap banyaknya informasi sejarah yang tidak lengkap maupun keliru.
"Dulu informasi seputar sejarah kereta itu menyebar di mana-mana dan kadang-kadang cuma fragmen yang belum tentu kita tahu informasinya," katanya. Menurut Faishal, kondisi tersebut mendorongnya melacak berbagai arsip dari koran, dokumen hingga foto-foto lawas.
Arsip yang ditemukan kemudian diolah menjadi tulisan maupun konten sejarah untuk publik. Upaya tersebut dilakukan agar informasi sejarah yang tercecer dapat disusun kembali dan mudah dipahami masyarakat.
Bagi Faishal, penghargaan Koshta Sanggraha bukan sekadar apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menghidupkan kembali sejarah yang mulai terlupakan. "Sebenarnya penghargaan ini seperti pecut, jadi dipecut dengan ini," ujarnya.
Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. Tujuannya, menghadirkan kembali informasi sejarah yang mungkin mulai dilupakan masyarakat.
Founder BHHC, Jatmiko Wicaksono, mengatakan penerima Koshta Sanggraha merupakan individu, komunitas maupun lembaga yang konsisten melestarikan arsip sejarah. Arsip tersebut kemudian diolah menjadi sarana edukasi publik.
Menurut Jatmiko, para penerima penghargaan telah melalui proses kurasi. Pada tahun sebelumnya, penghargaan diberikan kepada pustakawan sekaligus pemerhati sejarah almarhum dr. Sudarmadji, kolektor foto almarhum Sugeng Wiyono, serta pengarsip foto Toko Hobby.
"Mereka secara aktif melakukan edukasi lewat arsip yang dikelola," ujarnya.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, mengapresiasi inisiatif komunitas yang menghadirkan pameran publik berbasis arsip. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menularkan semangat gerakan literasi, khususnya di wilayah Banyumas.
Agus menambahkan, Dinarpusda Banyumas juga terus membuka ruang kolaborasi dalam pelestarian arsip. Salah satunya melalui pengusulan arsip batik nusantara sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2026 bersama Rumah Arsip Banjoemas.
Arsip yang dikelola BHHC melalui Rumah Arsip Banjoemas dinilai turut memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai sejarah dan perkembangan batik Banyumasan. Kolaborasi semacam ini diharapkan membuat arsip tidak sekadar tersimpan, tetapi terus hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....