Banjoemas Heritage Week Tembus 1.500 Pengunjung

  • 14 Sep 2026 07:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Antusiasme masyarakat terhadap sejarah dan warisan budaya Banyumas terlihat dalam Banjoemas Heritage Week (BHW) 2026. Hingga Sabtu (12/9/2026), ajang yang digelar 10–13 September itu telah dikunjungi sekitar 1.500 orang.

Kegiatan yang mengangkat sejarah Banyumas tersebut menghadirkan beragam aktivitas edukatif bagi masyarakat. Salah satu tema utama yang diangkat adalah perjalanan 130 tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), perusahaan kereta api uap yang pernah beroperasi di kawasan Lembah Serayu.

Ketua Yayasan Lestari Banjoemas Raya, Rizki Dwi Rahmawan, mengatakan jumlah pengunjung tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap upaya pelestarian sejarah lokal. Menurutnya, sejarah Banyumas masih memiliki daya tarik ketika dikemas dalam kegiatan yang menarik dan mudah diakses berbagai kalangan.

“Hingga Sabtu, 12 September, jumlah pengunjung Banjoemas Heritage Week 2026 sudah mencapai sekitar 1.500 orang,” katanya.

Pengunjung BHW 2026 tidak hanya berasal dari kalangan pegiat sejarah. Masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas turut menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.

Rizki menyebut capaian tersebut menjadi penyemangat bagi Yayasan Lestari Banjoemas Raya bersama Banjoemas History Heritage Community (BHHC). Keduanya berkomitmen terus menghadirkan ruang belajar sejarah yang lebih dekat dengan masyarakat.

BHW 2026 tidak sekadar menghadirkan pameran, tetapi juga mengajak pengunjung mengenal kembali jejak perkembangan transportasi kereta api di Banyumas. Termasuk di dalamnya peran Serajoedal Stoomtram Maatschappij dalam perkembangan kawasan Lembah Serayu.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya memiliki ketertarikan yang besar terhadap sejarah daerahnya. Tinggal bagaimana sejarah itu disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dijangkau,” ujarnya.

Rizki berharap Banjoemas Heritage Week dapat menjadi ruang bersama untuk mempertemukan masyarakat dengan sejarah lokal. Selain mengenalkan arsip dan jejak masa lalu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk menjaga warisan budaya Banyumas.

Pada hari terakhir, Minggu (13/9/2026), BHW akan ditutup dengan Malam Penganugerahan Koshta Sanggraha. Penghargaan tersebut diberikan kepada pegiat arsip sejarah, baik individu maupun komunitas.

Puncak acara juga akan dimeriahkan penampilan Sedulur Pantomime Purwokerto. Musisi blues asal Banyumas, Gendhit, turut menghibur pengunjung dalam penutupan Banjoemas Heritage Week 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....